Birobuli Utara Dukung Program Palu Mapan, Satu Hektare Lahan Ditanami Bawang Merah

Rina Khalik • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 16:03 WIB
Lurah Birobuli Utara, Rini Suwarni saat berada di ruangannya. (Rina/Radar Palu).
Lurah Birobuli Utara, Rini Suwarni saat berada di ruangannya. (Rina/Radar Palu).

RADAR PALU – Pemerintah Kelurahan Birobuli Utara terus mendukung pelaksanaan program Pemerintah Kota Palu yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat kelurahan.

Lurah Birobuli Utara, Rini Suwarni, mengatakan pihak kelurahan saat ini lebih banyak menjalankan program yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Palu, termasuk program dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu.

“Untuk saat ini kami masih melanjutkan program-program dari Pemerintah Kota Palu,” ujar Rini kepada Radar Palu saat ditemui pada Kamis (27/8/2026).

Baca Juga: Dugaan Penggelapan Rp19,4 Juta, Toko Sejahtera Bangunan Serahkan Bukti ke Polisi

Salah satu program yang tengah dilaksanakan di wilayah Birobuli Utara adalah Palu Mapan. Dalam pelaksanaannya, Kelurahan Birobuli Utara mendapatkan komoditas bawang merah untuk dikembangkan melalui kelompok tani yang bernama kabelota dengan jumlah 8 petani.

Rini menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan lahan sekitar satu hektare yang merupakan lahan milik warga dan dipinjamkan kepada pemerintah kelurahan untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.

“Alhamdulillah, saat ini kami sudah memiliki lahan dan sudah dilakukan penanaman bawang merah oleh kelompok tani yang bertugas mengelola lahan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: SOP Pasang Surut FMIPA  Untad jadi Solusi Praktis Petambak Donggala

Meski demikian, hasil panen bawang merah belum dapat diperoleh secara maksimal. Kondisi cuaca yang cukup panas menjadi salah satu kendala dalam pertumbuhan tanaman.

Menurut Rini, kondisi tersebut membuat tanaman bawang merah belum menghasilkan sebagaimana yang diharapkan. Namun, kelompok tani tetap berupaya melakukan perawatan agar tanaman dapat berkembang dan memberikan hasil.

“Tetapi insyaallah ke depan kelompok tani yang mengelola akan terus mengupayakan agar hasilnya bisa sesuai dengan yang diharapkan,” katanya.

Baca Juga: Pemerintah Kecamatan Dampelas Gelar Salat Istisqa 29 Agustus di Tengah Kemarau dan Karhutla

Rini menilai, program Palu Mapan mendapat respons positif dari masyarakat. Selain berpotensi memberikan manfaat ekonomi, program tersebut dinilai mampu memperkuat kebersamaan dan komunikasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.

“Saya sangat mendukung adanya program Palu Mapan ini. Yang pertama, masyarakat diajak untuk saling bersatu. Kemudian komunikasi dan hubungan antara pemerintah dengan masyarakat juga menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Ia berharap apabila program tersebut berhasil, hasil pertanian dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun dijual kembali.

Baca Juga: Polisi Beberkan Kronologi Insiden di Alfamidi Tombolotutu, Anggota Propam Polda Sulteng Terlibat

Selain itu, pengembangan komoditas pertanian di tingkat kelurahan juga dinilai dapat mendorong kreativitas masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan.

“Kalau berhasil, tentunya feedback-nya untuk masyarakat juga. Hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri atau dijual kembali sehingga dapat menambah pendapatan keluarga,” tandasnya.***

Editor : Rina Khalik
Palu Mapan Kelurahan Menanam Kelompok Tani Pemerintah Kota Palu Pertanian