PT Mamuang Perkuat Pemberdayaan Warga Lewat Budidaya Ikan Bioflok

Ismail Kamur • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:56 WIB
Program budidaya ikan berbasis bioflok binaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mamuang anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk, mulai menunjukkan hasil.
Program budidaya ikan berbasis bioflok binaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mamuang anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk, mulai menunjukkan hasil.

RADARPALU - Program budidaya ikan berbasis bioflok binaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mamuang anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk, mulai menunjukkan hasil.

Kelompok Rio Mukti Jaya menggelar panen perdana ikan mujair sekaligus meresmikan operasional kolam bioflok di Desa Rio Mukti, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Pasangkayu.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya PT Mamuang dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga: Massa Aksi Desak DBH Sulteng Dikembalikan, Soroti Ketimpangan Anggaran hingga Program MBG

Kelompok Rio Mukti Jaya dibentuk PT Mamuang pada awal 2026 sebagai wadah pengembangan usaha budidaya perikanan berbasis masyarakat. Perusahaan kemudian memberikan dukungan berupa empat unit kolam bioflok dan pendampingan teknis.

Saat ini, sekitar 8.000 ekor ikan mujair dibudidayakan di empat kolam tersebut. Panen perdana dilakukan secara simbolis sebagai penanda mulai berjalannya program budidaya ikan bioflok yang dikelola kelompok masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut juga melibatkan BUMDes Rio Mukti yang berperan dalam mendukung pemasaran hasil panen. Kolaborasi ini diharapkan dapat membentuk rantai usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

Baca Juga: KUA-PPAS 2027 Sulteng Disepakati, Fokus Pendidikan hingga UMKM 

Camat Rio Pakava, Muh. Rifai, mengapresiasi kontribusi PT Mamuang dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program tersebut.

“Program seperti ini sangat membantu meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa. Semoga kolaborasi yang baik ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Kepala Desa Rio Mukti, Idris Lambang, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Mamuang kepada masyarakat. Ia berharap program budidaya bioflok dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak warga.

Baca Juga: KUA-PPAS 2027 Sulteng Disepakati, Fokus Pendidikan hingga UMKM 

“Semoga program ini dapat dikembangkan terus kedepannya. Sehingga, manfaat dari program ini dapat diterima lebih banyak oleh para warga,” ujarnya.

Manajemen PT Mamuang, Susila Darmawati, mengapresiasi semangat Kelompok Rio Mukti Jaya dalam mengembangkan budidaya ikan mujair. Ia mendorong kelompok untuk mengembangkan inovasi dalam pengelolaan usaha, termasuk memanfaatkan limbah makanan yang masih layak sebagai bahan alternatif pakan ikan.

“Program ini memiliki potensi yang sangat baik untuk terus dikembangkan. Ke depan, saya berharap kelompok dapat mulai mengoptimalkan pemanfaatan limbah makanan yang masih bernilai sebagai bahan baku pakan ikan,” ujar Susila.

Menurutnya, pemanfaatan limbah makanan sebagai bahan baku pakan tidak hanya berpotensi menekan biaya produksi, tetapi juga dapat mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Tak Menunggu Pelanggaran, Begini Cara Propam Polda Sulteng Awasi Personel Polri

Manajemen PT Mamuang, Riki Agusrinaldy, mengatakan program bioflok diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan menciptakan peluang ekonomi baru.

“Kami berharap budidaya bioflok ini tidak hanya menghasilkan panen yang baik, tetapi juga mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketahanan pangan masyarakat,” kata Riki.

Melalui program tersebut, PT Mamuang mendorong pengembangan usaha perikanan masyarakat agar dapat berjalan secara produktif dan mandiri. 

Baca Juga: Delis Pastikan Insentif Pendeta dan Imam Tak Dicoret

Pendampingan dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok masyarakat diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***

Editor : Mugni Supardi
bioflok budidaya ikan ikan mujair csr PT Mamuang