RADARPALU – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama BTN Kota Palu mensosialisasikan secara langsung program perumahan kepada ASN dan pekerja di Kota Palu.
Melalui program ini, masyarakat yang belum memiliki rumah didorong untuk memanfaatkan program perumahan terjangkau yang didukung pemerintah.
Plt Kepala Sub Divisi Pemasaran Rumah Tapak Wilayah Timur, Berdi Dwijayanto, mengatakan sosialisasi tersebut menyasar ASN dan pekerja di Kota Palu agar memperoleh informasi mengenai program rumah subsidi.
Baca Juga: Gempa Sigi Berdampak pada 6.391 Jiwa, Bupati Rizal Minta Distribusi Bantuan Terpusat
“Tujuannya agar masyarakat yang belum memiliki rumah bisa mendapatkan perumahan yang terjangkau,” kata Berdi saat ditemui pada Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, pemerintah memberikan sejumlah kemudahan bagi masyarakat melalui program tersebut.
Salah satunya berupa dukungan bunga kredit sebesar 5 persen. Angka tersebut lebih rendah dibanding bunga kredit komersial yang berada di kisaran 13 persen.
Baca Juga: Konsul Jenderal Australia Todd Dias Kunjungi Radar Palu, Serap Informasi Strategis Sulawesi Tengah
“Karena bunganya sudah ditanggung pemerintah, masyarakat hanya menyicil mulai dari Rp1 jutaan saja dan itu fix tidak akan berubah sampai tenornya lunas,” ujarnya.
Selain itu, cicilan yang dibayarkan masyarakat telah mencakup premi asuransi dan bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Adapun uang muka yang dibebankan kepada masyarakat sebesar 1 persen atau sekitar Rp1,7 juta dari harga rumah Rp173 juta.
Secara nasional, kata Berdi, pihaknya memperoleh kuota penyaluran sebanyak 350 ribu unit rumah. Ia menyebut Sulawesi Tengah termasuk dalam 15 provinsi dengan penyaluran tertinggi dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Kota Palu menjadi daerah dengan realisasi penyaluran rumah subsidi terbesar kedua di Sulawesi Tengah. Kota Palu juga menempati peringkat kedua untuk kebutuhan rumah di daerah tersebut.
“Jadi memang kebutuhan rumah di Kota Palu ini memang cukup besar,” katanya.
Berdi menuturkan respons peserta selama sosialisasi berlangsung cukup baik. Dalam kegiatan itu, sejumlah pengembang perumahan turut dihadirkan untuk menawarkan berbagai pilihan rumah kepada peserta.
Baca Juga: PT CPM Hadir Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana Sigi
Tersedia pilihan uang muka mulai Rp500 ribu, Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan. Beberapa pengembang juga menawarkan bonus berupa pendingin ruangan (AC) dan fasilitas toren air.
Ia berharap peserta yang mengikuti sosialisasi dapat melakukan peninjauan langsung ke lokasi perumahan sebelum memutuskan membeli rumah yang tersedia.
Terkait dukungan pemerintah daerah, Berdi mengatakan Pemerintah Kota Palu mendukung pelaksanaan sosialisasi dengan membantu penyampaian informasi kepada pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten dan kota.
Selain itu, ia berharap dukungan juga dapat diberikan dalam hal perizinan, akses fasilitas umum, dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menuju kawasan perumahan.
Untuk sasaran program, Berdi menjelaskan bahwa saat ini fokus sosialisasi ditujukan kepada ASN dan pekerja melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
“Disnaker bertugas untuk mengundang HRD dan BKD bertugas untuk mengundang ASN, jadi semua lapisan masyarakat terinformasi mengenai program rumah subsidi ini,” pungkasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi