Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kelapa Dinilai Punya Masa Depan Cerah, Anwar Hafid Ajak Warga Mulai Menanam

Rina Khalik • Rabu, 3 Juni 2026 | 09:27 WIB
 Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.(Rina Abd Halik)
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.(Rina Abd Halik)

RADARPALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid mengajak kepada masyarakat untuk kembali mengembangkan tanaman komoditi kelapa seiring meningkatnya kebutuhan bahan baku industri pengolahan kelapa yang tengah dibangun di Kabupaten Morowali.

Anwar Hafid mengaku bahwa untuk komoditas kelapa di negeri lain menjadi primadona bagi masyarakat di luar negeri.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk kembali menanam kelapa sebagai salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga: Disperindag Sulteng Siap Libatkan IKM dalam Promosi Kuliner Lokal

“Jadi saya mau mengimbau kepada masyarakat sekarang ini untuk menanam kelapa. Di samping ada durian, tapi kelapa ini adalah salah satu sumber manfaat,” ujar Anwar Hafid saat ditemui pada Selasa (2/6/2026).

Dirinya menjelaskan, selain dapat ditanam berdampingan dengan komoditas lain, tanaman kelapa dinilai memiliki banyak manfaat dan tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit dibandingkan tanaman sawit.

“Kelapa ini tidak terlalu merepotkan masyarakat seperti sawit misalnya. Kalau sawit harus dipupuk setiap dua kali sampai setahun. Kalau kelapa ini nggak perlu,” jelasnya.

Baca Juga: Jangan Terlena Predikat WTP, Safri Ingatkan Potensi Kehilangan Pendapatan Daerah Masih Mengintai

Ia juga menyebut harga kelapa saat ini sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Optimisme terhadap komoditas tersebut semakin meningkat dengan adanya pembangunan pabrik pengolahan kelapa di Morowali.

“Nah sekarang yang lebih membuat kita optimis, di Morowali sekarang sudah dibangun satu pabrik untuk pengolahan kelapa. Kalau itu sudah jadi, jadi tidak perlu lagi kita ekspor kelapa bulat,” ujarnya.

Menurut Anwar, keberadaan pabrik tersebut nantinya memungkinkan berbagai produk turunan kelapa diproduksi langsung di Sulawesi Tengah sebelum diekspor ke luar daerah maupun luar negeri.

 

“Itu langsung diproduksi di sini, bisa jadi semua, airnya, kelapa dan sebagainya. Semua sudah diproduksi di sini, jadi kita sudah bisa ekspor barang jadi. Itu harga akan naik,” pungkasnya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#pabrik kelapa morowali #kelapa Sulawesi Tengah #Anwar Hafid #Gubernur Sulawesi Tengah #Komoditas kelapa