Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bukan Hanya Mengurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Mengalirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah Laundry

Taswin • Senin, 25 Mei 2026 | 17:49 WIB
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan bantuan pakaian layak pakai di salah satu panti asuhan di Kota Palu sebagai bagian dari program RE3 FOR-E dalam rangka HUT PNM ke-27. (Foto: Istimewa)
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan bantuan pakaian layak pakai di salah satu panti asuhan di Kota Palu sebagai bagian dari program RE3 FOR-E dalam rangka HUT PNM ke-27. (Foto: Istimewa)

RADAR PALU - Kesadaran terhadap lingkungan kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara masyarakat memandang pakaian yang tidak lagi digunakan.

Di tengah meningkatnya tren konsumsi tekstil dan fast fashion, UN Environment Programme (UNEP) pada 2025 mencatat sekitar 92 juta ton limbah tekstil dihasilkan secara global setiap tahun.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pakaian layak pakai yang tersimpan atau tidak dimanfaatkan masih dapat memiliki nilai baru apabila dikelola dengan pendekatan yang tepat.

Melalui semangat RE3 FOR-E: Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan gerakan sederhana yang menghubungkan kepedulian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi. 

Baca Juga: PNM Mengajar Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK, Fokus pada Dunia Kerja Modern

Mengusung pesan “Dari yang Tak Terpakai, Ada Dampak yang Terus Tumbuh”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT PNM ke-27 sekaligus ajakan bagi insan PNM untuk melihat kembali bahwa setiap barang yang tidak lagi digunakan dapat menjadi awal dari manfaat baru.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 17 ton pakaian layak pakai berhasil terkumpul dari berbagai wilayah PNM di Indonesia. Lebih dari 270 nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha laundry turut dilibatkan untuk mencuci dan merapikan pakaian donasi tersebut sebelum disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

Keterlibatan ini tidak hanya mendukung pengurangan limbah pakaian, tetapi juga membuka peluang tambahan pendapatan bagi nasabah, sehingga gerakan peduli lingkungan dapat berjalan berdampingan dengan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh pengusaha ultra mikro. 

Baca Juga: Tren Coffee Shop Meningkat, PNM Latih Anak Nasabah Jadi Barista

Sejalan dengan pesan program, “Setiap Baju yang Kamu Berikan, Menjadi Satu Harapan yang Mereka Lanjutkan.”

Selain pakaian, hasil donasi buku anak-anak juga disalurkan ke Ruang Pintar PNM Desa Towale sebagai bentuk dukungan terhadap akses bacaan dan pendidikan bagi anak-anak di sekitar wilayah pemberdayaan PNM.

Melalui kegiatan ini, PNM Cabang Palu berharap RE3 FOR-E tidak berhenti sebagai gerakan pengumpulan donasi, melainkan menjadi ruang kolaborasi yang menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, memberi manfaat bagi nasabah, serta membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi anak-anak.

Ibu Sarmin, nasabah PNM Cabang Palu yang memiliki usaha laundry, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam program RE3 memberi dampak nyata bagi usaha yang ia jalankan.

"Alhamdulillah, saya sangat senang sekali dan merasa terharu setiap menjelang ulang tahun PNM, semua nasabah PNM selalu dilibatkan dalam hal untuk melakukan laundry pakaian layak pakai sehingga menjadi peluang pendapatan untuk usaha," ujarnya.

Melalui program RE3 FOR-E, PNM ingin menunjukkan bahwa gerakan kecil dapat menghadirkan dampak yang luas. Pakaian yang sebelumnya tidak terpakai dapat menjadi manfaat bagi penerima, menjadi peluang pendapatan bagi nasabah laundry, dan melalui donasi buku, turut membuka ruang belajar bagi anak-anak.

Inilah semangat HUT PNM ke-27, bersama di setiap langkah, menemani di setiap perjuangan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#RE3FORE #PNMMekaar #NasabahLaundry #PemberdayaanEkonomi #PNM