Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gerandong, Sapi Rp115 Juta Milik Agus Dipilih untuk Kurban Presiden, Bobotnya 840 Kg

Rina Khalik • Senin, 11 Mei 2026 | 14:48 WIB
Sapi jenis berangus milik peternak asal Kota Palu, Agus, terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI untuk Idul Adha 1447 Hijriah.(Rina Abd Halik)
Sapi jenis berangus milik peternak asal Kota Palu, Agus, terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI untuk Idul Adha 1447 Hijriah.(Rina Abd Halik)

RADARPALU – Sapi jenis berangus milik peternak asal Kota Palu, Agus, terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI untuk Idul Adha 1447 Hijriah.

Sapi bernama “Gerandong” tersebut memiliki bobot mencapai 840 kilogram dan disepakati dengan harga Rp115 juta.

Penyaluran bantuan hewan kurban ini di Kota Palu ini merupakan program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) presiden RI.

Baca Juga: IMIP Kembangkan Teknologi Hijau, PT Sesmo Bangun PLTS 200 MWp di Morowali

Pemilik ternak, Agus mengaku bangga setelah salah satu sapi miliknya terpilih menjadi bantuan hewan kurban presiden untuk Idul Adha.

Menurutnya, sapi jenis berangus tersebut diberi nama “Gerandong” memiliki bobot mencapai 840 kilogram saat ditimbang pada 10 April lalu.

“Yang jelas kebanggaan tersendiri bagi peternak, dipilih orang nomor satu untuk kurban,” ujar Agus saat ditemui pada Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Pemkot Palu Ikut Peluncuran Buku Pendidikan Antikorupsi Bersama Rakor Inflasi Kemendagri

Agus mengatakan, sapi tersebut dipelihara sejak usia delapan bulan. Saat ini usianya hampir empat tahun.

Untuk pakan sapi, Agus mengaku tidak ada perlakuan khusus, sehari-hari hanya diberi ampas, rumput dan jerami.

“Tidak ada, ya cuma itu. Ampas, rumput, sama jerami,” ucapnya.

Baca Juga: Poltekkes Kemenkes Palu Latih Kader Desa Siniu Deteksi Dini Diabetes

Saat ini Agus memiliki sembilan ekor sapi di peternakannya. Jenis sapi yang dipelihara antara lain limusin, lokal dan berangus.

Agus mengaku mulai beternak sejak 2015. Terkait harga penjualan sapi sendiri menurutnya mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dirinya menyebut bahwa harga sapi di kandangnya bervariasi mulai Rp17,5 juta hingga Rp22,5 juta, tergantung jenis dan ukuran sapi. Sementara pasar penjualannya dilakukan di pasar hewan setempat.

“Kalau lalu-lalu itu harga 17 Juta, sekarang penjualan sekitar 20 Juta. Memang naik,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Peternakan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Nur Aida menjelaskan bahwa syarat sapi Banmas harus memiliki bobot 800 Kg hingga 1 ton. 

Baca Juga: Wawali Palu Terima ANRI, Pemkot Siap Perkuat Penerapan Aplikasi SRIKANDI

Adapun beberapa jumlah lokasi yang telah ditinjau namun belum masuk ke dalam ketentuan. Selain itu, ia menyebutkan bahwa harga sapi telah disepakati dengan harga Rp115 Juta.

“Hasil kemarin itu disepakati 115 Juta,” katanya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#sapi kurban presiden #sapi Rp115 juta #Agus peternak Palu #sapi berangus #hewan kurban Presiden RI