Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Belum Ada Lonjakan, Harga Daging di Inpres Manonda Masih Normal

Rina Khalik • Rabu, 6 Mei 2026 | 14:12 WIB
Inpres Manonda misalnya, hingga Rabu (6/4/2026).(Rina Abd Halik)
Harga daging sapi di pasar Inpres Manonda masih stabil, Rabu (6/4/2026).(Rina Abd Halik)
 
RADARPALU – Menjelang Iduladha 2026, harga daging sapi di Kota Palu masih relatif stabil dengan pasokan yang terjaga, meski kenaikan diperkirakan terjadi dalam beberapa hari mendekati hari raya.
 
Pantauan Jawa Pos Radar Palu di Pasar Inpres Manonda misalnya, hingga Rabu (6/4/2026) harga daging sapi masih dalam kondisi stabil. Para pedagang mengakui kenaikan harga biasanya terjadi dua hingga tiga hari sebelum lebaran Iduladha.
 
Salah seorang pedagang, Nawir, mengatakan harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram. Sementara itu, harga tulang masih berada di angka Rp80 ribu per kilogram.
 
Baca Juga: Forum Komunikasi Kebijakan Kemenkum Sulteng Dorong Kebijakan Lebih Tepat Sasaran
 
“Biasa lebaran itu bisa naik sampai Rp100 ribu per kilo, daging sekarang masih Rp140 ribu,” ujar Nawir.
 
Selain daging dan tulang, komoditas lain seperti babat dan kaledo juga mengalami fluktuasi harga. Babat disebut bisa mencapai Rp51 ribu per kilogram, sementara kaledo dijual sekitar Rp250 ribu per biji.
 
Namun demikian, Nawir menegaskan bahwa kenaikan harga belum terjadi saat ini. “Biasanya dua hari menjelang lebaran baru mulai naik,” katanya.
 
Baca Juga: Peringati HUT ke-75 PERSAJA, Kejati Sulteng Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas Jaksa
 
Terkait ketersediaan stok, Nawir memastikan pasokan daging masih aman. Ia menjelaskan bahwa stok daging berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) Tavanjuka yang kemudian didistribusikan ke Pasar Inpres. “Dari pemotongan di Tavanjuka langsung masuk ke Pasar Inpres,” katanya.
 
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Ilham Nur. Ia mengatakan harga daging saat ini masih berada di angka normal, yakni Rp140 ribu per kilogram.
 
“Kalau dari tahun ke tahun, biasanya seminggu sebelum lebaran sudah ada kenaikan. Tapi sekarang masih normal,” ujarnya.
 
Baca Juga: Lapas Perempuan Palu Panen 2.000 Jagung, Ketahanan Pangan Kini Dukung Program MBG
 
Ilham menambahkan, harga tulang saat ini berkisar Rp80 ribu per kilogram, sementara jeroan dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram.
 
Untuk pasokan, Ilham mengaku lebih banyak mendapatkan stok dari luar daerah seperti Luwuk, Ampana, dan Gorontalo. Sementara pasokan dari Kota Palu disebut relatif jarang.
 
Para pedagang memastikan ketersediaan daging menjelang lebaran masih mencukupi dan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
 
Baca Juga: Jejak Bisnis Anthoni Salim di Filipina: Dari Listrik hingga Jalan Tol Lewat First Pacific
 
“Kalau stok saya itu dari Luwuk, Ampana, sama Gorontalo. Dari Palu sendiri jarang,” katanya.(rna)
Editor : Mugni Supardi
#harga daging #harga daging sapi #Iduladha 2026 #Harga pangan Palu #pasar inpres