RADARPALU - Garuda Indonesia Branch Office Palu lakukan audiensi bersama Pemerintah Kota Palu dalam hal ini diwakili oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota.
General Manager Garuda Indonesia Wilayah Palu, M. Hafiz Arsan Haq, mengatakan bahwa pihaknya kini tengah membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Palu, khususnya terkait penyelenggaraan kegiatan yang dapat meningkatkan mobilitas masyarakat.
“Garuda menginginkan kolaborasi dari pemerintah, event apa yang akan diadakan dan apa yang bisa kami support. Sehingga dari dua sisi, baik penumpang maupun event daerah, bisa berjalan dengan baik” ujar Moh Hafiz Arsan Haq saat ditemui pada Jumat (20/4/2026).
Baca Juga: Polres Poso Bongkar Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, 1.330 Liter Pertalite Diamankan
Dalam kesempatan itu, pihak Garuda juga menjelaskan kepada Pemerintah Kota Palu terkait kenaikan harga tiket pesawat untuk rute Palu. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga bahan bakar avtur.
Di mana, untuk rute Palu sendiri terjadi kenaikan harga tiket berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung pada kelas layanan yang dipilih oleh penumpang.
“Karena sistem kelas kita ada leveling, ada kelas promo, menengah, sampai yang fleksibel,” katanya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Baca Juga: RDP Digelar Pekan Depan, Safri Pertanyakan Peran ESDM di Balik Kembalinya Operasi Tambang Hengjaya
Dirinya menambahkan bahwa setiap bulan pihak Garuda selalu melakukan monitoring dan dirinya berharap agar kedepan, apabila kondisi global mulai membaik dan harga avtur menurun maka harga tiket juga akan lebih kompetitif.
Meski demikian, Garuda Indonesia memastikan komitmennya untuk tetap melayani penerbangan di rute Palu dengan frekuensi satu kali setiap hari pada pagi hari. Diharapkan, tidak akan ada pengurangan jumlah penerbangan.
“Kita juga fokus pada on time, pelayanan dari sebelum hingga setelah penerbangan, serta memastikan keselamatan dan keamanan,” pungkasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi