RADAR PALU – Mall Tatura di Kota Palu hingga kini masih terbengkalai sejak roboh akibat gempa 28 September 2018. DPRD Kota Palu mendesak pembangunan segera dilanjutkan.
Pantauan di lokasi, bangunan di Jalan Emmy Saelan itu belum menunjukkan progres signifikan.
Area bekas mal tampak belum selesai dibangun. Bahkan, sebagian lokasi tergenang air dan terlihat tidak terurus.
Padahal sebelum gempa, Mall Tatura menjadi salah satu pusat ekonomi masyarakat Palu.
Ketua Komisi B DPRD Palu, Rusman Ramli, menegaskan pembangunan ulang mall harus segera dilakukan.
Baca Juga: 50 Anak Yatim Diajak Belanja Baju Baru di Palu Grand Mall, CSR Ramadan Banjir Haru
“Mall Tatura harus dibangun kembali, terlepas dari berbagai polemiknya. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, keberadaan mall sangat strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal.
Selain itu, pembangunan ulang juga dinilai bisa membuka lapangan kerja baru.
“Ini bisa meningkatkan PAD dan menyediakan ruang bagi UMKM,” tambahnya.
Meski mendorong percepatan, Rusman menegaskan keputusan ada di Pemerintah Kota Palu.
Baca Juga: SMPN 10 Palu Akan Dibangun Ulang, Target 2026
Pemkot diketahui sebagai pemegang saham mayoritas di PT Citra Nuansa Elok (CNE), pengelola Mall Tatura.
“Terkait PT CNE, silakan tanyakan ke Pemkot Palu sebagai pemegang saham mayoritas,” jelasnya.
Hingga kini, belum ada kejelasan kapan pembangunan Mall Tatura akan dilanjutkan.
DPRD berharap proyek ini tidak terus berlarut, mengingat dampaknya terhadap ekonomi kota cukup besar.
Bagi warga Palu, mangkraknya Mall Tatura bukan sekadar bangunan terbengkalai, tapi juga hilangnya salah satu pusat aktivitas ekonomi.***
Editor : Muhammad Awaludin