RADAR PALU - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa perampokan yang menimpa salah satu agen BRILink di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Garuda, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore. Insiden ini menambah daftar kasus kejahatan yang menyasar jaringan layanan keuangan berbasis agen.
Pemimpin Cabang BRI Palu, Budi Prastiyanto, menegaskan bahwa pihaknya turut prihatin atas kejadian yang dialami mitra BRILink tersebut.
Baca Juga: Usai Perampokan, Kapolres Palu Perintahkan Pendataan Seluruh BRI Link
“BRI turut prihatin atas peristiwa yang menimpa salah satu BRILink Agen di Palu,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Palu, Kamis (2/4).
BRI juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat kepolisian dalam mengusut kasus tersebut. Perseroan berharap pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Di tengah insiden ini, BRI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan kepada masyarakat. Perseroan memastikan keamanan dan kenyamanan transaksi nasabah tetap menjadi prioritas utama, baik di kantor cabang maupun melalui jaringan layanan elektronik (e-channel).
Baca Juga: Satreskrim Polresta Palu Tangkap Perampok BRIlink
Selain itu, BRI mengimbau nasabah dan mitra agen BRILink untuk meningkatkan kewaspadaan dalam bertransaksi. Langkah antisipatif dinilai penting guna meminimalkan potensi risiko kejahatan.
Nasabah juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
BRI menegaskan akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan serta melakukan evaluasi internal guna memperkuat sistem pengamanan di jaringan layanan, termasuk agen BRILink yang menjadi ujung tombak layanan keuangan inklusif di berbagai daerah. ***
Editor : Talib