RADAR PALU – Kehadiran ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut memeriahkan Festival Raudhah dalam rangka Haul ke-58 Guru Tua.
Momentum tahunan ini menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang, khususnya yang menjajakan kuliner dan minuman di sekitar lokasi kegiatan.
Salah seorang pelaku UMKM, Ardi, mengaku telah berjualan selama delapan tahun dan rutin memanfaatkan momen kegiatan besar seperti Haul untuk meningkatkan pendapatan.
Ia menjual bakso bakar dan berbagai jenis minuman yang cukup diminati pengunjung.
“Kalau kegiatan seperti ini sangat berpengaruh besar untuk kami pelaku UMKM, apalagi pengunjung banyak dari luar kota,” ungkap Ardi, Senin malam (30/03).
Menurutnya, meski pada hari biasa penjualan tidak terlalu signifikan, namun menjelang puncak kegiatan hingga hari pelaksanaan, omzet meningkat cukup besar.
Banyaknya pengunjung dari luar daerah menjadi faktor utama meningkatnya daya beli.
Selain itu, Ardi menilai dukungan fasilitas dari pemerintah dan panitia cukup membantu. Fasilitas seperti penerangan, lapak, hingga kebersihan telah disiapkan guna menunjang kenyamanan pedagang dan pengunjung, meski sebagian pedagang masih menggunakan tenda mandiri.
Meski demikian, ia berharap ke depan penataan lapak UMKM dapat lebih diperhatikan. Menurutnya, posisi dan kerapian lapak masih perlu ditingkatkan agar lebih tertib dan memudahkan pengunjung.
“Harapannya ke depan bisa lebih rapi lagi penataan lapaknya, supaya lebih nyaman juga bagi pembeli,” tambahnya.
Festival Raudhah dalam rangka Haul Guru Tua ini tidak hanya menjadi ajang religius dan silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian lokal selama kegiatan berlangsung.(mg2)
Editor : Mugni Supardi