Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Harga LPG 3 Kg di Tolitoli Bisa Naik karena Tambahan Rantai Distribusi

Rina Khalik • Minggu, 15 Maret 2026 | 14:10 WIB

Ilustrasi LPG 3 Kilogram.
Ilustrasi LPG 3 Kilogram.

RADAR PALU - Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli mengakui adanya harga LPG 3 kilogram yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) di sejumlah tempat. Kondisi ini dipicu oleh tambahan rantai distribusi hingga ke tingkat pengecer.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli, Chairuddin, menyampaikan bahwa pihaknya memang menerima laporan adanya harga jual LPG 3 kilogram yang melebihi HET di sejumlah tempat.

Namun menurutnya, kondisi tersebut biasanya terjadi karena rantai distribusi yang bertambah dari pangkalan hingga ke tingkat pengecer.

Chairuddin mengatakan, sejak dirinya dilantik, pihaknya selalu mengawal proses penyaluran LPG 3 kilogram dari agen ke pangkalan.

Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah tabung yang disalurkan ke setiap pangkalan.

Ia juga menegaskan, pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan tabung yang disalurkan benar-benar sampai ke masyarakat sesuai kebutuhan.

“Setiap penyaluran dari agen ke pangkalan kami selalu kawal. Kami pastikan berapa kuota untuk masing-masing pangkalan dan disalurkan pada hari itu,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk pangkalan yang berada di wilayah kota, distribusi LPG 3 kilogram terus dipantau. Bahkan setiap penyaluran dari agen ke pangkalan didampingi oleh petugas untuk memastikan jumlah tabung yang didistribusikan serta penyalurannya kepada masyarakat.

Menurutnya, secara aturan distribusi LPG 3 kilogram hanya melalui jalur agen dan pangkalan hingga ke konsumen. Dalam regulasi tidak terdapat istilah sub-pangkalan atau pengecer.

“Secara aturan tidak ada sub-pangkalan dan tidak ada istilah pengecer. Regulasi dari agen kemudian ke pangkalan dan pangkalan menyalurkan kepada konsumen,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada pangkalan yang tidak mematuhi aturan dengan menyalurkan sebagian tabung kepada pengecer. Kondisi ini kemudian menyebabkan harga di tingkat masyarakat menjadi lebih tinggi.

Dinas Perdagangan Tolitoli juga telah mengimbau pangkalan agar tidak menyerahkan tabung LPG kepada pihak tertentu untuk dijual kembali di luar pangkalan.

Ia menilai praktik tersebut dapat menyebabkan kelangkaan di masyarakat serta memicu kenaikan harga di atas HET.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli, Chairuddin.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli, Chairuddin.

Selain itu, Chaeruddin menyampaikan bahwa peningkatan kebutuhan LPG 3 kilogram biasanya terjadi menjelang hari keagamaan, termasuk dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kelangkaan LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Tolitoli.

“Kami juga setiap hari mendapatkan laporan terkait penyaluran ke pangkalan. Sepanjang ini kami pantau belum ada keluhan yang begitu besar dari masyarakat terkait kelangkaan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya terus bersinergi dengan agen dan pangkalan untuk memantau jumlah tabung yang didistribusikan ke setiap pangkalan.

Pada kesempatan itu, Chaeruddin mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi serta menggunakan LPG bersubsidi sesuai peruntukannya.

Ia juga meminta pangkalan agar memprioritaskan penjualan kepada masyarakat dan tidak menyalurkan LPG kepada pengecer yang kemudian menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi.

“Sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat terpenuhi kebutuhannya,” pungkasnya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#distribusi LPG Tolitoli #Disdag Tolitoli #LPG 3 kg Tolitoli #harga LPG 3 kg Tolitoli #HET LPG 3 kg