Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

FeVoSH 2026 30 Ribu Siswa SMK Unjuk Kompetensi, Industri Motor Perkuat Link and Match

Taswin • Minggu, 22 Februari 2026 | 14:44 WIB

Siswa SMK mengikuti uji praktik teknik sepeda motor pada ajang Festival Vokasi Satu Hati 2026.
Siswa SMK mengikuti uji praktik teknik sepeda motor pada ajang Festival Vokasi Satu Hati 2026.

RADAR PALU - Dunia industri kembali mengetes kesiapan lulusan vokasi. Lebih dari 30 ribu siswa dan guru SMK dari seluruh Indonesia terlibat dalam Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026.

Ajang yang digelar PT Astra Honda Motor bersama jaringan main dealer ini bukan sekadar lomba. Di dalamnya ada kalibrasi kurikulum, standar industri, hingga peluang beasiswa bernilai ratusan juta rupiah. 

 

 

 

FeVoSH 2026 berlangsung di Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center, Deltamas, Jawa Barat, 13 Februari 2026. Program ini melibatkan 30.180 peserta, terdiri dari 26.736 siswa dan 3.444 guru dari 699 SMK Mitra Binaan. 

Prosesnya berjenjang sejak September 2025, mulai tingkat sekolah, regional, hingga nasional. Dari ribuan peserta, terseleksi 40 siswa dan 27 guru terbaik untuk tahap akhir.

Tema tahun ini “Gear Up Your Skill, Ready for the Future”. Fokusnya memastikan Kurikulum Merdeka Astra Honda pada program Teknik Sepeda Motor benar-benar terserap sesuai kebutuhan industri. 

Pada kategori siswa, Andhika Putra Pratama dari SMK Negeri 9 Malang keluar sebagai juara pertama. Peserta diuji lewat teori dan praktik, mulai penguasaan alat ukur, perawatan, hingga perbaikan sepeda motor sesuai standar bengkel resmi.

Di kategori guru, Made Kusbanu S.Pd dari SMK Islam 1 Blitar meraih nilai tertinggi. Salah satu pengujian tahun ini mencakup praktik unit motor listrik Honda EM1 e:, serta evaluasi metode pengajaran dan pedagogi. 

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan FeVoSH menjadi momentum sinergi pendidikan dan industri.

Menurutnya, kalibrasi kompetensi penting agar lulusan SMK benar-benar siap menghadapi transformasi teknologi otomotif.

Selain kompetisi, FeVoSH 2026 juga dirangkai dengan National Assessment for SMK. Penilaian ini mengukur kesiapan sekolah dari sisi fasilitas, implementasi kurikulum, hingga kompetensi pengajar.

Hasilnya menjadi dasar penguatan ekosistem pendidikan vokasi roda dua secara berkelanjutan.

Dari sisi apresiasi, pemenang siswa mendapat uang pembinaan hingga Rp10 juta, laptop, motor CBR150R, serta beasiswa full board di AstraTech senilai Rp385 juta untuk juara pertama dan kedua.

Kategori guru mendapat dana pembinaan hingga Rp8 juta, laptop, serta donasi sepeda motor CB150X untuk sekolah juara pertama.

Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang industri dalam mencetak SDM terampil yang relevan dengan kebutuhan pasar.***

Editor : Muhammad Awaludin
#pendidikan vokasi industri #Radar Palu #kompetisi SMK otomotif #beasiswa AstraTech #FEVOSH 2026 #Astra Honda Motor vokasi