RADAR PALU - Komitmen perlindungan pekerja perempuan di sektor kelapa sawit ditegaskan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sulawesi lewat pertemuan pemangku kepentingan dan lokakarya perlindungan pekerja sawit perempuan di Sulawesi dengan mengangkat tema Sulawesi Bergerak Bersama Sawit Ramah Pekerja Perempuan.
Ketua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana menyampaikan bahwa GAPKI bersama ILO dan para beberapa pihak terkait telah mempromosikan perlindungan pekerja perempuan melalui berbagai inisiatif, termasuk penyusunan panduan praktis perlindungan pekerja perempuan di perkebunan sawit yang diluncurkan pada tahun 2021.
“Panduan ini menjadi langkah awal untuk mendorong pemenuhan hak perempuan sesuai standar nasional dan internasional. Selain itu, GAPKI dan ILO juga berperan aktif dalam pelatihan pencegahan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja, serta pengembangan panduan berbasis prinsip-prinsip dasar ILO,” jelas Ketua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana dalam sambutannya pada Rabu (11/2/2026).
Dalam kesempatan ini, GAPKI memandang perlu dalam memperkuat kapasitas perempuan pekerja. Dalam hal ini, perusahaan, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat sipil untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip perlindungan pekerja perempuan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta komunikasi bersama untuk meningkatkan kualitas perlindungan bagi pekerja perempuan di perkebunan sawit Sulawesi, serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang manusiawi, adil dan berkeadilan.
Adapun tujuan dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan khususnya dalam pemenuhan hak-hak pekerja perempuan di sektor sawit.
Selain itu untuk berbagi pengetahuan dan menyebarluaskan panduan praktis kepada manajemen perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah, serikat dan perusahaan lainnya tentang perlindungan pekerja perempuan di industri kelapa sawit.
“Semoga kegiatan ini mempengaruhi keadaan dan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah diwakili oleh Plh. Kadis Nakertrans Sulteng, Firdaus K, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada GAPKI Cabang Sulawesi atas komitmennya dalam mendorong terwujudnya industri kelapa sawit yang berkelanjutan, inklusif dan berkeadilan khususnya dalam memberikan perlindungan bagi pekerja perempuan.
“Sektor kelapa sawit merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan konstribusi besar terhadap perekonomian daerah, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam konteks inilah peran perempuan menjadi sangat penting dan tidak terpisahkan dari rantai produksi industri kelapa sawit.
Oleh karena itu, pemenuhan hak-hak pekerja perempuan, jaminan keselamatan dan kesehatan kerja, perlindungan dari tindakan diskriminatif dan perlindungan kerja yang aman dan sehat.
“Pemerintah Sulteng senantiasa mendukung inisiatif positif yang mendorong praktik usaha yang bertanggung jawab, taat terhadap regulasi, menghormati hak-hak manusia dan hak asasi manusia. Semangat kolaborasi dan sinergi inilah yang terus kita dorong dalam rangka mewujudkan Sulteng yang lebih maju, besar dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dirinya berharap melalui kegiatan ini akan terlahir komitmen akan terlahir komitmen bersama serta langkah nyata yang dapat diimplementasikan dilapangan.
“Sehingga dalam hal ini pekerja perempuan di sektor kelapa sawit dapat merasakan perlindungan, kesejahteraan dan penghargaan atas peran strategis pekerja perempuan,” harapnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi