RADAR PALU - Upaya mengendalikan inflasi terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Program Jamila (Belanja Minggu Kendalikan Inflasi), yang rutin digelar setiap Minggu di kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Vatulemo.
Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM, yang meninjau langsung pelaksanaan program Jamila di kawasan CFD sekitar pukul 09.00 Wita menyempatkan berinteraksi dengan masyarakat yang ingin membeli, bahkan Irmayanti tampak turut melayani para pembeli.
Untuk diketahui, program Jamila merupakan inisiatif Pemerintah Kota Palu melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palu yang secara resmi telah dimulai sejak 7 Desember 2025 lalu.
Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Minggu di kawasan CFD Lapangan Vatulemo sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Dalam peninjauan tersebut, Sekda Irmayanti didampingi Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, S.STP., M.Si, serta sejumlah pejabat terkait yang tergabung dalam TPID Kota Palu.
Program Jamila menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Palu untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan penting sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Pada pelaksanaan kali ini, TPID Kota Palu menjajakan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya bawang merah, bawang putih, minyak goreng, serta sejumlah bahan pangan lainnya, selama persediaan masih tersedia.
Salah satu daya tarik utama program Jamila adalah harga komoditas yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, sehingga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari ramainya pengunjung yang mendatangi gerai Jamila sejak pagi hari.
Pemerintah Kota Palu berharap melalui program Jamila, tekanan inflasi daerah dapat ditekan, daya beli masyarakat tetap terjaga, serta masyarakat memperoleh alternatif belanja kebutuhan pokok dengan harga yang stabil setiap akhir pekan.
Ke depan, Program Jamila diharapkan terus menjadi solusi konkret dalam menghadapi dinamika harga pangan sekaligus menjaga kondisi perekonomian yang sehat dan berkelanjutan di Kota Palu.(*/rna)
Editor : Mugni Supardi