Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dispar Palu Siapkan Penataan UMKM dan Kolaborasi IKM dengan Hotel

Rina Khalik • Rabu, 28 Januari 2026 | 14:46 WIB

 

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Palu, Nukman K. Lawenga.
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Palu, Nukman K. Lawenga.

RADAR PALU - Dinas Pariwisata Kota Palu tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendorong penguatan ekonomi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM), meski di tengah keterbatasan anggaran.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Palu, Nukman K. Lawenga. Menurut Nukman, salah satu pemikiran yang saat ini sedang dirancang adalah penataan dan pemusatan kegiatan kuliner di kawasan Balai Kota, tepatnya di sekitar kawasan depan Kantor KPU Kota Palu.

“Ini salah satu gagasan yang sedang dibahas itu untuk HUT Kota Palu. Konsepnya adalah memindahkan aktivitas kuliner agar lebih tertata dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas,” ujar Nukman kepada Radar Palu Jawa Pos Group saat ditemui pada Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, rencana tersebut tidak hanya melibatkan UMKM Kota Palu, tetapi juga kemungkinan membuka peluang partisipasi pelaku usaha dari kabupaten dan kota lain di Sulawesi Tengah. Dengan demikian, kawasan tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi kuliner yang terintegrasi.

Namun demikian, Nukman menegaskan bahwa penataan tersebut tetap memperhatikan aspek teknis, khususnya terkait jalur lalu lintas dan akses kendaraan darurat.

“Jalur pemadam kebakaran dan jalur utama tidak boleh terganggu. Ini yang masih kami kaji agar penataan berjalan tanpa mengorbankan fungsi vital kawasan,” jelasnya.

Selain penataan lokasi usaha, Dinas Pariwisata juga menyoroti pentingnya penertiban dan penataan UMKM secara menyeluruh.

Selama ini, kata Nukman, keberadaan UMKM belum memberikan peningkatan signifikan terhadap wajah dan ekonomi Kota Palu karena belum tertata dengan baik.

Lebih lanjut, Nukman mengungkapkan bahwa pihaknya juga sedang merancang skema kolaborasi antara hotel dan IKM lokal. Dalam skema tersebut, produk-produk IKM lokal seperti minuman dan makanan olahan direncanakan dapat disajikan di hotel-hotel, khususnya pada layanan sarapan pagi.

“Misalnya, produk IKM disajikan kepada tamu hotel pada jam sarapan. Di luar jam tersebut, mekanisme penjualan bisa dilakukan melalui kerja sama langsung antara pihak hotel dan IKM,” terang Nukman.

Saat ini, seluruh konsep tersebut masih dalam tahap perancangan dan akan diajukan kepada pimpinan daerah untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut.

“Ini tetap menunggu persetujuan dari wali kota Palu dan tentunya ini mendukung UMKM dan IKM di Kota Palu,” tandasnya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#Dinas Pariwisata Palu #UMKM Kota Palu #Penataan UMKM #Pariwisata Kota Palu #Ekonomi Kreatif Palu #IKM Kota Palu #Kolaborasi Hotel dan IKM