Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Stok Aman, Bulog Sulteng Tuntaskan Penyaluran Beras SPHP Tahun 2025

Rina Khalik • Minggu, 18 Januari 2026 | 11:07 WIB
Bulog Sulawesi Tengah mengotimalkan penyaluran kuota SPHP beras tahun 2025 yang kemudian akan dituntaskan hingga akhir Januari tahun 2026.
Bulog Sulawesi Tengah mengotimalkan penyaluran kuota SPHP beras tahun 2025 yang kemudian akan dituntaskan hingga akhir Januari tahun 2026.

RADAR PALU - Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah mengotimalkan penyaluran kuota SPHP beras tahun 2025 yang kemudian akan dituntaskan hingga akhir Januari tahun 2026.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulteng, Jusri mengatakan bahwa pihaknya menunggu instruksi dari pusat kedepannya akan seperti apa. Namun pada dasarnya kegiatan penyaluran beras SPHP akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Sejatinya, penyaluran SPHP beras selalu berjalan. Hanya perlu penyesuaian pada penganggaran saja. Karena saat ini kami masih menggunakan anggaran 2025, makanya masih menyalurkan dengan kuota itu,” kata Jusri pada minggu (18/1/2026).

Jusri menambahkan dengan semakin dekatnya bulan ramadan, tentu permintaan konsumen terhadap kebutuhan pangan pasti akan semakin meningkat. Maka dari itu, intensitas penyaluran tetap berjalan.

Dengan itu Bulog sendiri berinisiatif untuk mangadakan kegiatan SPHP yang diintegrasikan dengan kegiatan pasar murah yang dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun yang diadakan oleh pihak Bulog sendiri.

‎”Pasar murah juga demikian. Kita tetap galakkan, ada melalui skema kerja sama maupun Bulog yang bergerak sendiri. ‎Jadi untuk jelang ramadan ini, kita tetap membuka diri untuk gerakan stabilisasi. Apalagi stok kita saat ini masih sangat aman, beras kami 21 ribu ton,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah memastikan stabilisasi harga beras tetap terjaga di awal tahun 2026 dengan memperpanjang penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.

Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy mengungkapkan, bahwa Bapanas telah menginformasikan kepada Bulog dan stakeholder lainnya, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah serta satgas pangan Polri, bahwa SPHP beras tahun 2025 masih dapat dilanjutkan hingga 31 Januari 2026.

“Jadi sisa target SPHP beras 2025 sekitar 697,1 ribu ton dapat terus diakselerasi seoptimal mungkin,” ujar Sarwo Edhy di Jakarta.

Hingga akhir tahun 2025, realisasi penyaluran SPHP beras secara nasional telah mencapai 802,9 ribu ton yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Kebijakan perpanjangan ini diperkuat pula dengan ketersediaan stok cadangan beras pemerintah di Perum Bulog yang hingga akhir tahun 2025 mencapai 3,25 juta ton,” imbuhnya. 

Sementara terkait rencana pelaksanaan SPHP beras tahun 2026, Bapanas masih berproses untuk pengajuan anggaran belanja tambahan kepada kementerian keuangan (KEMENKEU).(*/rna)

Editor : Mugni Supardi
#Bulog Sulteng #Ketahanan pangan Sulawesi Tengah #Stabilisasi harga beras #Ramadan 2026 #Pasar murah Bulog #Stok beras Bulog #Penyaluran SPHP 2025 #Beras SPHP