RADAR PALU - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Area Palu menegaskan optimisme menyongsong tahun 2026 dengan memperkuat kemitraan bersama media massa guna menyebarluaskan berbagai program strategis perseroan kepada masyarakat luas.
Area Head BRI Palu, Asep Suhendra, mengatakan peran media sangat krusial bagi BRI sebagai lembaga jasa keuangan yang mengusung tagline “Satu Bank untuk Semua”.
Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat terbangun apabila masyarakat memahami secara utuh layanan dan program yang dijalankan BRI.
“Peran media sangat luar biasa. BRI menjual jasa, sehingga bagaimana caranya program dan layanan kami harus diketahui masyarakat. Melalui kemitraan dengan media, diharapkan program BRI bisa tersampaikan dengan baik,” ujar Asep kepada sejumlah media.
Menghadapi tahun 2026, Asep menegaskan BRI tetap optimistis, terlebih dengan dukungan media sebagai mitra strategis. Sepanjang 2025, kinerja BRI Cabang Palu tercatat tumbuh positif, meski ia tidak merinci angka pertumbuhan tersebut.
“Banyak program kalau masyarakat tidak tahu tentu tidak ada manfaatnya. Makanya tahun 2026 kita gandeng media untuk memberikan edukasi yang positif. Alhamdulillah, secara keseluruhan tahun 2025 BRI tetap tumbuh positif,” ungkapnya.
Dalam strategi bisnisnya, BRI menempatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fokus utama. Sekitar 80 persen portofolio pembiayaan BRI dialokasikan untuk UMKM, sejalan dengan peran BRI sebagai bank dengan basis kerakyatan.
Komitmen tersebut tercermin melalui Program Desa BRILiaN, yang bertujuan mencetak desa-desa unggul dan mandiri.
Dari ribuan desa binaan BRI di seluruh Indonesia, Sulawesi Tengah berhasil masuk nominasi desa mandiri melalui Desa Sausu Tambu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, yang berada di bawah binaan BRI Cabang Parigi.
“Ada beberapa parameter untuk menjadi Desa maniri atau Desa BRILiaN, yakni mandiri secara ekonomi, digitalisasi, sosial, serta berkelanjutan,” jelas Asep dan menyebut peresmian program desa BRIlian dihadiri langsung Mikro Business Head BRI Regional Office 16 Manado, Gokma Dame Levi Ebenezer Hutagaol, pada 23 Oktober 2025.
Program Desa BRILiaN merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam mendorong pengembangan potensi desa dan memperkuat ekonomi masyarakat.
Melalui empat pilar utama yakni, ekonomi, digitalisasi, sosial, dan keberlanjutan, BRI membina Desa Sausu Tambu agar mampu tumbuh sebagai desa yang tangguh, adaptif terhadap teknologi, dan berdaya saing jangka panjang.
BRI menilai keberhasilan Desa Sausu Tambu menjadi bukti bahwa penguatan UMKM berbasis desa, didukung pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan, dapat menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus nasional. ***
Editor : Talib