RADAR PALU — Industri perhotelan di Kota Palu kembali hidup dengan hadirnya Swiss Bel Express Palu, yang resmi membuka layanan pada akhir November 2025. Pemilik hotel, Hendrik Gary Lyanto, menyebut keputusannya membangun hotel ini didorong keyakinan bahwa Palu terus tumbuh sebagai kota investasi dan destinasi wisata.
Hendrik mengatakan hotel ini mengusung konsep butik klasik Eropa dan Amerika yang jarang ditemukan di Palu. Ia menyebut desain tersebut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
“Kami buat hotel rasa bintang lima, tapi bayarnya bintang tiga. Desain klasik yang jarang orang pikirkan,” ujarnya.
Ia juga menargetkan penambahan kamar di masa mendatang seiring meningkatnya permintaan akomodasi di Palu.
Dalam proses rekrutmen, Hendrik menegaskan bahwa Swiss Bel Express Palu memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Hampir 95–99 persen karyawannya orang Palu dan Sulteng. Mereka bagus-bagus,” ucapnya.
Sekda Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, menilai kehadiran hotel ini menunjukkan geliat ekonomi Palu yang semakin menjanjikan.
“Tidak mungkin beliau bangun hotel baru tanpa riset. Ini bukti permintaan hotel naik dan ekonomi kita tumbuh,” kata Novalina.
Ia menyebut kehadiran Swiss Bel Express turut membantu penyerapan tenaga kerja, membuka peluang kemitraan UMKM, serta memperkaya pilihan akomodasi di Palu.
Menurut Novalina, hotel baru ini bisa menjadi mitra strategis Pemprov Sulteng dalam berbagai agenda besar, termasuk event olahraga dan kegiatan nasional lainnya.
“Kami senang punya mitra baru. Semoga Swiss Bel Express jadi bagian penting perkembangan Kota Palu,” ujarnya.***
Editor : Muhammad Awaludin