Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bentuk Investasi Jangka Panjang, BTN Area Palu Siap Fasilitasi P3K yang Belum Miliki Rumah

Mugni Supardi • Jumat, 31 Oktober 2025 | 18:11 WIB

 

 

INVESTASI JANGKA PANJANG : Salah satu lokasi rumah KPR BTN yang sedang dalam proses pembangunan di wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, belum lama ini.
INVESTASI JANGKA PANJANG : Salah satu lokasi rumah KPR BTN yang sedang dalam proses pembangunan di wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, belum lama ini.

 

 

 

RADAR PALU - Baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Palu kembali menegaskan agar tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) memanfaatkan fasilitas kredit perbankan untuk kebutuhan produktif, terutama pembelian rumah.

Hal tersebut disampaikan Branch Manager BTN Area Palu, Sigit Sulistyo, saat diwawancarai terkait kesiapan perbankan dalam mendukung pembiayaan bagi tenaga P3K.

Menurut Sigit, arahan Gubernur dan Wali Kota sangat jelas, yakni mendorong P3K untuk mengutamakan pembelian rumah dibandingkan kebutuhan konsumtif. Ia menilai, rumah merupakan kebutuhan mendasar dan bentuk investasi jangka panjang yang nilainya cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

"Kalau beli rumah itu tidak ada ruginya. Jangka panjang dan untuk keluarga. Harganya tidak mungkin turun, kecuali dalam kondisi tertentu seperti yang pernah terjadi. Itulah harapan dari Gubernur dan Wali Kota," ujar Sigit kepada Radar Palu Jawa Pos Group saat ditemui beberapa hari lalu.

Sigit menjelaskan, berbeda dengan kredit konsumtif, kredit perumahan akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi P3K, terutama bagi yang belum memiliki hunian. Saat ini, BTN mencatat terdapat sekitar 3.200 P3K yang berpotensi membutuhkan fasilitas pembiayaan rumah.

"Banyak dari P3K ini yang belum punya rumah. BTN siap memfasilitasi, khususnya untuk pembelian rumah. Kami siapkan skema kredit yang terjangkau," tambahnya.

Terkait kemampuan membayar, Sigit menyebutkan bahwa gaji P3K yang berkisar Rp3 juta dinilai cukup memenuhi ketentuan pengajuan kredit. Dalam aturan perbankan, besaran angsuran tidak boleh melebihi sepertiga dari total gaji. Dengan demikian, P3K dinilai layak mendapatkan pembiayaan rumah.

"Kemampuan angsuran sekitar 1,1 juta itu sudah mencukupi. Jadi secara persyaratan sudah memenuhi untuk KPR," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan tetap berada pada masing-masing P3K, namun pemerintah daerah telah memberikan arahan yang jelas agar mengutamakan kredit perumahan sebelum memenuhi kebutuhan lain seperti kendaraan.

"Yang utama itu punya rumah dulu. Mau punya mobil tapi tidak punya rumah, mau tinggal di mana? Jadi pemerintah sudah memberikan arahan untuk mendahulukan pembelian rumah," tutupnya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#tenaga P3K #fasilitas kredit perbankan #Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja #P3K #BTN Area Palu