RADAR PALU - Usaha kuliner berbasis tumpeng di Kota Palu kini semakin diminati masyarakat. Sejumlah pelaku usaha mengungkapkan bahwa permintaan tumpeng terus meningkat. Khususnya dalam menyambut momen-momen penting seperti ulang tahun, syukuran, hingga acara keluarga.
Salah satu pelaku usaha, Angel Artania Moeis, owner Delsta Catering, menjelaskan bahwa tumpeng yang mereka produksi memiliki beragam varian. Hal ini menjadi salah satu strategi untuk bertahan di tengah persaingan jasa catering lainnya.
"Produksi tumpeng yang kami jual itu bervariasi. Ada di menu rumahan, menu tradisional, dan menu pondokan," ujar Angel kepada Radar Palu pada Sabtu (5/7/2025).
Ia menambahkan, Delsta Catering selalu menjaga kualitas rasa dan tampilan dari setiap menu yang disajikan agar pembeli merasa puas dan senang saat pesanan tiba di tangannya.
"Kami selalu menjaga kualitas cita rasa dan kenikmatan di setiap menu yang tersedia di restoran kami," terangnya.
Terkait varian ukuran, Delsta Catering menyediakan empat pilihan, mulai dari tumpeng mini dengan harga Rp395 ribu, tumpeng sedang Rp795 ribu, tumpeng jumbo sedang Rp895 ribu, hingga tumpeng extra jumbo seharga Rp1,5 juta.
"Kami mengalami peningkatan pembelian setiap minggunya. Tantangan terberat menurut kami adalah menjaga konsistensi rasa dari setiap makanan yang kami produksi. Memang ada beberapa pelanggan yang sempat kurang puas dengan salah satu menu kami, tapi kami menanggapinya dengan baik dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk terus berbenah," ungkap Angel.
Ia pun berharap usaha tumpeng yang dijalankan bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas. "Kami ingin usaha tumpeng kami bisa dikenal seluruh masyarakat, baik di Kota Palu maupun di luar daerah. Harapan kami, tumpeng ini bisa menjadi santapan yang pas untuk menemani berbagai momen masyarakat," harapnya.
Sementara itu, pelaku usaha tumpeng lainnya, Nina, owner Tumpeng Mini by Na, mengusung konsep yang lebih sederhana dan terjangkau. Ia menyebutkan bahwa tumpeng yang ditawarkan lebih menyerupai sajian rumahan namun tetap menjaga kualitas dan estetika.
"Produksi tumpeng yang saya jual seperti tumpeng rumahan. Isinya ada ayam goreng, telur, tahu, tempe, dan lauk pendukung lainnya. Kita jaga kualitasnya dan kita hias secantik mungkin, apalagi kalau untuk acara ulang tahun," ujar Nina.
Soal harga, Tumpeng Mini by Na menawarkan harga yang jauh lebih ramah di kantong. "Harga tumpeng sendiri bervariasi, mulai dari Rp75 ribu sampai Rp100 ribu. Jadi cukup murah dan cocok untuk siapa saja," tambahnya.
Perkembangan usaha kuliner seperti ini menunjukkan bahwa tumpeng tetap menjadi pilihan favorit masyarakat dalam merayakan momen spesial. Selain karena kelezatannya, tumpeng juga memiliki nilai simbolis sebagai wujud cita rasa syukur dan kebersamaan. (rna)
Editor : Nur Soima Ulfa