Pastor Gilbert Lumoindong Ajak Pendeta Morut Perkuat Sinergi Gereja

Ilham Nusi • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:51 WIB
PEMIMPIN: Pastor Dr. Gilbert Lumoindong menjadi pembicara utama dalam seminar kepemimpinan gereja di Gereja GKST Jemaat Bahtera Kasih, Kolonodale, Morowali Utara, Rabu (21/10/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
PEMIMPIN: Pastor Dr. Gilbert Lumoindong menjadi pembicara utama dalam seminar kepemimpinan gereja di Gereja GKST Jemaat Bahtera Kasih, Kolonodale, Morowali Utara, Rabu (21/10/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Pastor Gilbert Lumoindong mengajak para pendeta di Kabupaten Morowali Utara (Morut) memperkuat sinergi lintas denominasi dan menerapkan servant leadership atau kepemimpinan yang melayani. 

Dia menekankan tiga prinsip kepemimpinan Kristen, yakni mental pejuang, hati seorang hamba, dan pemikiran besar.

Pesan tersebut disampaikan Pastor Gilbert Lumoindong saat menjadi pembicara utama dalam seminar kepemimpinan gereja di Gereja GKST Jemaat Bahtera Kasih, Kolonodale, Rabu (21/10/2026).

Baca Juga: BULOG Sulteng Gelar GPM, Sediakan Pangan Murah untuk Warga Palu

Seminar tersebut diikuti sekitar 150 pendeta dari berbagai denominasi di Morut. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Morut pada 23 Oktober 2026.

Dalam pemaparannya, Gilbert menjelaskan bahwa pemimpin Kristen harus mengutamakan pelayanan, keteladanan, dan tanggung jawab. Kepemimpinan tidak boleh berorientasi pada kekuasaan, tetapi harus menghasilkan perubahan positif bagi masyarakat.

Dia merujuk Matius 25:14–30 tentang perumpamaan talenta untuk menjelaskan prinsip kepemimpinan yang perlu diterapkan para pelayan Tuhan.

Baca Juga: Dishub Morut Hentikan Sementara Aktivitas Jalan Hauling PT GMM

Menurut Gilbert, mental pejuang mendorong pemimpin mengembangkan talenta yang dipercayakan Tuhan, pantang menyerah, dan terus berusaha saat menghadapi tantangan.

Sementara itu, hati seorang hamba mengajarkan pemimpin untuk memahami bahwa jabatan merupakan amanah untuk melayani, bukan kesempatan untuk bertindak sebagai penguasa.

Adapun pemikiran besar mengharuskan pemimpin memiliki visi, mengenali potensi, serta berani merancang dan mengupayakan hal-hal besar dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Untad Kukuhkan 1.422 Lulusan, Rektor Titip Pesan Jadi Alumni yang Berdampak

"Seorang pemimpin Kristen harus memiliki mental pejuang, hati hamba, dan pemikiran raja," ujar Gilbert.

Gilbert juga mengajak para pendeta membangun kerja sama tanpa membedakan denominasi maupun organisasi gerejawi.

Menurut dia, persatuan antargereja diperlukan agar gereja dapat memberikan teladan di tengah masyarakat dan menjalankan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus.

Baca Juga: Prof. Zainal Abidin: Santri Harus Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi

Dia berharap para pemimpin gereja tidak hanya memperkuat pelayanan rohani, tetapi juga mengambil peran dalam mendorong perubahan sosial di lingkungan masing-masing.

Gilbert mengaku senang mendapat kesempatan mengunjungi Morut. Dia menyebut telah melayani Tuhan sejak 1984 dan mengunjungi 38 provinsi serta sebagian besar kabupaten di Indonesia.

"Saya senang sekali bisa hadir di sini atas undangan Bapak Bupati. Saya sudah melayani Tuhan sejak 1984 dan telah mengunjungi 38 provinsi serta sebagian besar kabupaten, tetapi baru kali ini datang ke Morowali Utara," kata pendeta senior dari Gereja Bethel Indonesia tersebut.

Baca Juga: Plt Ketua ASKAB PSSI Sigi Berganti, Muhammad Rezah Filsavad Dapat Mandat Enam Bulan

Dalam kesempatan itu, Gilbert turut mengapresiasi kepemimpinan Bupati Morut Delis Julkarson Hehi.

Dia mengapresiasi berbagai capaian pembangunan, penghargaan yang diraih daerah, kondisi keamanan, serta upaya pemerintah daerah meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan masyarakat.

Gilbert menghubungkan perkembangan tersebut dengan pentingnya kepemimpinan yang mengutamakan pelayanan dan kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Dinsos Banggai Salurkan Bantuan Usaha Rp5 Juta bagi KPM PKH, Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga

Mantan host program Penyegaran Rohani Agama Kristen di stasiun TV RCTI tersebut berharap para pendeta di Morut semakin memperkuat persatuan, mengembangkan kapasitas kepemimpinan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (***)

Editor : Ilham Nusi
Pendeta Gilbert Lumoindong Servant Leadership morowali utara gereja