Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Untad Kukuhkan 1.422 Lulusan, Rektor Titip Pesan Jadi Alumni yang Berdampak

M
Penulis: MOH FATHAHILA❯
Universitas Tadulako (Untad) mengukuhkan 1.422 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda ke-139, Kamis (22/10/2026).
Universitas Tadulako (Untad) mengukuhkan 1.422 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda ke-139, Kamis (22/10/2026). FOTO: MOH FATHAHILA 

Advertisement

RADAR PALU – Universitas Tadulako (Untad) mengukuhkan 1.422 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda ke-139, Kamis (22/10/2026). Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menitipkan pesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah, tetapi mampu menghadirkan gagasan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Amar dalam sambutannya pada prosesi Wisuda ke-139. Menurutnya, para lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma, Sarjana, Magister hingga Doktor, merupakan generasi intelektual yang selanjutnya memiliki tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik bagi negeri.

“Pada momentum wisuda kali ini, Universitas Tadulako dengan bangga mengukuhkan sebanyak 1.422 wisudawan dan wisudawati sebagai generasi intelektual yang siap memberikan pengabdian terbaiknya untuk negeri,” kata Amar.

Amar juga mengingatkan para lulusan untuk membawa nilai-nilai ke-Tadulako-an dalam perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan. Nilai tersebut mencakup ketangguhan dalam menghadapi perubahan dan tantangan, keberanian mengambil peran serta menghadirkan gagasan, dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Inilah ciri-ciri atau jati diri yang kami harapkan terus hidup dalam diri setiap alumni: cerdas dalam berpikir, teguh dalam prinsip, bijaksana dalam bertindak, dan nyata dalam memberikan dampak,” tegasnya.

Advertisement

Pada wisuda kali ini, Untad juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing fakultas. Adapun wisudawan terbaik Universitas Tadulako angkatan ke-139 diraih Yunadi Rizki Gunawan dari Program Studi Agroteknologi dengan IPK 3,96. Yunadi menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 9 bulan 29 hari.

Di sisi lain, Ketua Senat Untad Prof. Dr. Djayani Nurdin, M.Si., mengingatkan wisudawan dan tamu undangan untuk tetap menjaga kesehatan selama prosesi wisuda, menyikapi kondisi udara dan asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Di tengah kondisi udara dan asap yang berkaitan dengan karhutla, kami mengimbau para wisudawan dan tamu undangan untuk menggunakan masker serta menjaga kesehatan selama mengikuti prosesi wisuda,” ujar Djayani.

Peserta wisuda juga diminta menjaga ketertiban, tetap berada di dalam ruangan hingga seluruh rangkaian acara selesai, serta tidak merokok di area pelaksanaan wisuda.

Selain itu, Djayani mengingatkan para lulusan agar segera melengkapi berkas administrasi dan mengurus pengambilan ijazah setelah prosesi wisuda. Hal tersebut dinilai penting agar lulusan tidak mengalami kendala ketika membutuhkan dokumen akademik untuk keperluan pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan.

Advertisement

Artikel Terkait

Prodi SDA Fapetkan UNTAD Dukung Gerakan Pakagali Pakagaya Ngata, Bersihkan Eceng Gondok dan Sampah

Prodi SDA Fapetkan UNTAD Dukung Gerakan Pakagali Pakagaya Ngata, Bersihkan Eceng Gondok dan Sampah

UNTAD bersama Pemkab Sigi dan masyarakat kuatkan gerakan Pakagali Pakagaya Ngata untuk membersihkan Danau Lindu dari eceng gondok dan sampah

Dua Bersaudara Lulus Bersamaan di Untad 2026, Langsung Berkarya di BPN dan Jasa Raharja

Dua Bersaudara Lulus Bersamaan di Untad 2026, Langsung Berkarya di BPN dan Jasa Raharja

Dua bersaudara, Yoga Dwisatya Giri dan Agung Pramudya, lulus dari Untad 2026 dan langsung berkarya di BPN Palu serta Jasa Raharja Sulteng.

Fakultas Kedokteran Untad Kenalkan SiAP-PKM, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Puskesmas Pantoloan

Fakultas Kedokteran Untad Kenalkan SiAP-PKM, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Puskesmas Pantoloan

Fakultas Kedokteran Untad memperkenalkan SiAP-PKM untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana tenaga kesehatan di Puskesmas Pantoloan, Palu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer