Pemkab Morut Gandeng Untad Tingkatkan Kompetensi ASN

Ilham Nusi • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 13:37 WIB
SOSIALISASI: Sekretaris BKPSDMD Kabupaten Morowali Utara, Lolyta Sarapang, saat menjelaskan tujuan pelaksanaan sosialisasi program pendidikan FISIP Untad di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (5/10/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
SOSIALISASI: Sekretaris BKPSDMD Kabupaten Morowali Utara, Lolyta Sarapang, saat menjelaskan tujuan pelaksanaan sosialisasi program pendidikan FISIP Untad di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (5/10/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut) membuka peluang peningkatan kualifikasi pendidikan bagi aparatur sipil negara (ASN) melalui program magister (S2) Administrasi Publik, Ilmu Komunikasi, dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) S1 Administrasi Publik Universitas Tadulako (Untad).

Pemkab Morut menggelar sosialisasi program pendidikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untad di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (5/10/2026). 

Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira Kendjo, membuka kegiatan tersebut.

Baca Juga: 78 Mahasiswa STIFA Pelita Mas Palu KKN di Morut

Dalam sambutannya, Djira menyebut program pendidikan Untad sebagai peluang bagi ASN untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualifikasi akademik.

Dia meminta peserta sosialisasi meneruskan informasi tersebut kepada ASN lain di lingkungan Pemkab Morut agar semakin banyak aparatur mengetahui kesempatan melanjutkan pendidikan.

"Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Morowali Utara, kami menyampaikan apresiasi kepada Universitas Tadulako yang telah memberikan ruang bagi aparatur kita untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Informasi ini jangan berhenti di ruangan ini, tetapi diteruskan kepada ASN lainnya," ujar Djira.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Sulteng Dorong Regulasi Kesehatan Parigi Moutong Lebih Terukur dan Implementatif

Djira menegaskan, Pemkab Morut terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), termasuk melalui pendidikan tinggi bagi ASN.

Karena itu, dia meminta aparatur memanfaatkan peluang pendidikan yang tersedia untuk mendukung pengembangan diri dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan.

"Manfaatkan momentum ini untuk pengembangan diri sebagai ASN. Pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia," pesannya.

Baca Juga: Tinggal 5 Hari, OPD Morut Dikejar Tenggat BPK

Dukungan tersebut diharapkan mendorong ASN meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kompetensi sesuai bidang tugas masing-masing.

Sekretaris BKPSDMD Morut, Lolyta Sarapang, mengatakan sosialisasi tersebut membuka peluang pengembangan SDM aparatur melalui kerja sama dengan Universitas Tadulako.

Dia mengajak ASN mengikuti pemaparan program pendidikan dengan saksama agar dapat memahami persyaratan dan peluang yang tersedia.

Baca Juga: Kemenkum Sulteng Harmonisasi Dua Ranperbup Parimo untuk Perkuat Perlindungan dan Kualitas Guru

"Ini merupakan kesempatan bagi kita para ASN untuk meningkatkan pengembangan sumber daya manusia. Kami mengimbau seluruh ASN mengikuti sosialisasi ini dengan baik agar nantinya dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama dengan Universitas Tadulako," kata Lolyta.

BKPSDMD Morut berharap semakin banyak ASN dari berbagai perangkat daerah memanfaatkan program tersebut. Peningkatan kualifikasi pendidikan diharapkan berjalan seiring dengan kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur.

Lolyta juga menyampaikan rencana tindak lanjut peluang kerja sama dengan Untad, termasuk melalui pembahasan kerja sama kelembagaan.

Baca Juga: Waspada! Akun Facebook Palsu Catut Nama Kajati Sulteng

Dalam sosialisasi tersebut, tim FISIP Universitas Tadulako memaparkan tiga program pendidikan yang dapat menjadi pilihan ASN Morut yaitu Magister Administrasi Publik (S2), Magister Ilmu Komunikasi (S2), dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) S1 Administrasi Publik.

Tim akademisi yang menyampaikan materi terdiri atas Koordinator Program Studi S2 Administrasi Publik Prof. Mustainah, Koordinator Program Studi S2 Ilmu Komunikasi Dr. Siti Murni Kaddi, serta Ketua Senat FISIP Universitas Tadulako Prof. Syahruddin Hattab.

Program RPL menawarkan jalur pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja, sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Inspektorat Morut Dorong ASN Naikkan Skor Integritas

Melalui program tersebut, calon mahasiswa berpeluang memperoleh pengakuan atas pembelajaran sebelumnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi ASN di kabupaten tersebut.

Pemkab Morut berharap kerja sama dengan Untad dapat membantu aparatur meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: RAPBD Sulteng 2027 Mulai Dibahas, Ujian Pemerintah Ada di Prioritas Anggaran

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah kepala perangkat daerah dan perwakilan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. (***)

Editor : Ilham Nusi
S2 Administrasi Publik S2 Ilmu Komunikasi Pemkab Morut untad asn