Bupati Buol Buka Pelatihan Kerja di BLK Buol Hebat, Peserta Diminta Fokus Raih Sertifikat Kompetensi

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:26 WIB
PELATIHAN: Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, memakaikan baju sebagai peserta pelatihan di UPTD BLK Buol Hebat.(FOTO: DINAS KOMINFO BUOL/RADAR PALU)
PELATIHAN: Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, memakaikan baju sebagai peserta pelatihan di UPTD BLK Buol Hebat.(FOTO: DINAS KOMINFO BUOL/RADAR PALU)

RADAR PALU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, terus mendorong peningkatan keterampilan dan kompetensi masyarakat melalui pelatihan vokasi.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui pembukaan pelatihan kerja di UPTD BLK Buol Hebat, Desa Momunu, Kecamatan Momunu, yang dibuka langsung oleh Bupati Buol H. Risharyudi Tribowo, Kamis (16/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tiga program pelatihan mulai dilaksanakan, yakni Teknik Menjahit Dasar, Pembuatan Keripik, serta Otomotif Sepeda Motor Injeksi.

Ketiga program tersebut merupakan bagian dari program Tailor Made Training (TMT) hasil kerja sama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Buol melalui UPTD BLK Buol Hebat.

Baca Juga: KONI Buol Tetapkan 18 Cabor Menuju Porprov di Morowali

Bupati Buol dalam arahannya meminta seluruh peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti pelatihan yang telah difasilitasi pemerintah.

Bupati menegaskan, peserta harus mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius dan fokus hingga menyelesaikan pelatihan serta memperoleh sertifikat kompetensi.

“Saya minta seluruh peserta fokus mengikuti pelatihan sampai selesai dan mendapatkan sertifikat kompetensi. Jangan hanya mengikuti pelatihan, tetapi setelah itu keterampilannya harus benar-benar bisa digunakan,” pesan Bupati.

Baca Juga: Pemkab Buol Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Karhutla Melalui Rapat Koordinasi 2026

Menurutnya, pelatihan di BLK tidak boleh berhenti pada kegiatan belajar dan memperoleh sertifikat. Keterampilan yang diperoleh peserta harus dapat menjadi modal untuk bekerja, membuka usaha maupun meningkatkan produktivitas ekonomi keluarga.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mencari formula agar peserta pelatihan yang telah memiliki keterampilan dapat memperoleh dukungan lanjutan, khususnya berupa bantuan peralatan sesuai dengan bidang keterampilan yang telah diikuti.(***)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
Pelatihan Kerja Kemnaker Risharyudi Triwibowo pelatihan vokasi Bupati Buol