RADAR PALU - Menghadapi musim kemarau dan tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, mengajak kepala desa dan masyarakat melakukan salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar memohon turunnya hujan.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat Camat Dampelas Nomor 364/206.243.12.VII/2026 tertanggal 26 Agustus 2026. Salat Istisqa dijadwalkan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Kaipande, Desa Sabang, pukul 07.00 Wita, pada 29 Agustus 2026.
Selain menjadi ikhtiar menghadapi kondisi kemarau, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penguatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang dinilai sangat tinggi.
Baca Juga: Polisi Beberkan Kronologi Insiden di Alfamidi Tombolotutu, Anggota Propam Polda Sulteng Terlibat
Kepala desa diminta mengumumkan pelaksanaan kegiatan kepada seluruh masyarakat serta mengajak warga untuk hadir. Masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau.
Dalam imbauannya, Kecamatan Dampelas meminta masyarakat berhati-hati menggunakan terkait potensi kebakaran pekarangan dan lahan pertanian.
Warga juga diminta melakukan patroli rutin di titik-titik rawan kebakaran sekaligus berkoordinasi dengan perangkat desa dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan apabila menemukan kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.
Baca Juga: Terekam CCTV! Juru Parkir Kejar Pria Diduga Polisi dengan Parang, Berujung Penembakan
Untuk memperkuat kesiapsiagaan di tingkat desa, pemerintah desa juga diminta membentuk Satgas kebakaran, menyiapkan minimal 10 alat semprot (tangki) dan 10 unit jerigen atau tong air di setiap dusun.
Peralatan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung penanganan awal apabila terjadi kebakaran di lingkungan masyarakat.
Pelaksanaan salat Istisqa sendiri berdasarkan surat tersebut, akan diimami Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Dampelas, sedangkan khatib oleh Staf Kepala Urusan Agama (KUA) Dampelas.***
Editor : Mugni Supardi