152 Calon Siap Bertarung di Pilkades Serentak Morowali Utara

Ilham Nusi • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 22:12 WIB
Kepala Dinas PMD Morowali Utara Andi Parenrengi menyerahkan logistik Pilkades PAW Desa Bimor Jaya, Kamis (16/7/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
Kepala Dinas PMD Morowali Utara Andi Parenrengi menyerahkan logistik Pilkades PAW Desa Bimor Jaya, Kamis (16/7/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Sebanyak 152 calon kepala desa (Cakades) siap bertarung pada Pilkades Serentak Morowali Utara (Morut) 2026. 

Mereka akan bersaing memperebutkan 52.562 suara pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya di 114 TPS yang tersebar di 52 desa dari 9 kecamatan, Rabu (22/7/2026).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Morut, Andi Parenrengi, mengatakan seluruh tahapan pencalonan telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Sebanyak 52 desa di sembilan kecamatan akan mengikuti Pilkades Serentak Morut 2026. 

Baca Juga: Gandeng FKUB, Kesbangpol Donggala Perkuat Moderasi Beragama di Sirenja

"Nama-nama yang diumumkan merupakan calon resmi yang akan dipilih masyarakat," kata Andi dihubungi Radar Palu, Selasa (21/7/2026).

Andi menyebut 52 desa di Kecamatan Petasia, Petasia Timur, Petasia Barat, Lembo, Lembo Raya, Mori Atas, Soyo Jaya, Bungku Utara, dan Mamosalato akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak.

Komposisi calon di setiap desa cukup beragam. Beberapa desa hanya memiliki satu calon kepala desa, seperti Desa Tambayoli, sementara desa lainnya diikuti hingga lima kandidat sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Menjaga Pesisir untuk Generasi Mendatang, Astra Agro Tanam 200 Bibit Mangrove

"Hanya Tambayoli yang yang punya cakades tunggal," ujarnya.

Selain menetapkan cakades, Dinas PMD Morut juga merilis Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkades Serentak Morut 2026.

Sebanyak 52.562 pemilih akan menggunakan hak pilihnya di 114 TPS yang tersebar di 52 desa.

Baca Juga: Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar di Brebes, Mentan Amran: Selama Peternak Bisa Produksi Susu, Kami Tidak Akan Impor

Petasia Timur menjadi kecamatan dengan jumlah pemilih terbesar, yakni 14.029 pemilih, disusul Lembo sebanyak 10.316 pemilih dan Mori Atas 6.713 pemilih.

Sementara itu, Desa Bunta menjadi desa dengan jumlah pemilih terbanyak, mencapai 7.528 pemilih yang akan dilayani di enam TPS.

Menurut Andi Parenrengi, pendataan dilakukan secara berjenjang hingga tingkat TPS agar seluruh warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya.

"Data pemilih yang akurat hingga tingkat TPS sangat penting untuk menjamin seluruh hak pilih masyarakat tersalurkan dengan baik," katanya.

Dinas PMD Morut mengajak seluruh masyarakat, calon kepala desa, tim pendukung, dan seluruh elemen desa menjaga keamanan serta ketertiban selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

Andi menegaskan Pilkades bukan sekadar memilih kepala desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Dia bilang, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun menjaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan jauh lebih penting. 

"Kami berharap Pilkades Serentak Morowali Utara 2026 melahirkan kepala desa yang amanah, inovatif, dan mampu membawa kemajuan bagi desanya masing-masing," sebut Andi. (*)

Editor : Agung Sumandjaya
Pilkades serentak pemdes Pemkab Morut kamtibmas