RADAR PALU – Rukun Tinoe merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 yang dirangkaikan dengan ibadah syukur di Gedung Aset Kelompok XV, Kota Palu, Minggu (10/5/2026). Perayaan berlangsung penuh sukacita dan menjadi momentum mempererat persaudaraan antaranggota.
Ketua Rukun Tinoe, Cornelius Nggau, dalam sambutannya menyampaikan sejarah berdirinya organisasi tersebut. Ia mengingatkan agar seluruh anggota tidak melupakan perjalanan awal terbentuknya Rukun Tinoe.
Menurutnya, Rukun Tinoe berawal dari perkumpulan mahasiswa asal daerah yang sedang menempuh pendidikan di Kota Palu. Seiring waktu, organisasi itu berkembang dan menjadi salah satu rukun di bawah naungan Perhimpunan Masyarakat Indonesia Pamona Poso (Permippos) yang hingga kini masih aktif.
“Kita jangan melupakan sejarah terbentuknya Rukun Tinoe yang berawal dari perkumpulan mahasiswa yang kuliah di Kota Palu, kemudian menjadi salah satu rukun di bawah organisasi Permippos,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Permippos, Arif Managanta, M.Si, menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan di usia ke-41 tahun Rukun Tinoe.
“Kita tidak akan bisa bersama kalau tidak membangun kekompakan dan kebersamaan. Semangat saling menopang harus terus dijaga dalam Rukun Tinoe,” tegasnya.
Sementara itu, khotbah yang disampaikan Pendeta Connie Lumentut, M.Th menekankan pentingnya kerukunan, saling menguatkan, serta membangun persaudaraan di tengah anggota.
“Marilah kita saling memberkati sesama, khususnya sesama anggota Rukun Tinoe,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa sebuah rukun sering kali menghadapi tantangan internal. Karena itu, sikap rendah hati, saling menghargai, dan mempererat persaudaraan menjadi kunci agar organisasi tetap solid dan harmonis.
Baca Juga: Tutup Kegiatan PSB To Pamona Poso, Wagub Sebut Poso Harus Bersiap Menjadi Kota Madya
Perayaan HUT ke-41 ini pun diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh anggota Rukun Tinoe untuk terus menjaga nilai kebersamaan dan kekeluargaan di Kota Palu. (ron)
Editor : Rony Sandhi