Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dinsos Sulteng Dirikan Dapur Umum di Lokasi Bencana Banjir Bandang Desa Wombo

Mugni Supardi • Kamis, 29 Mei 2025 | 20:56 WIB

 

Dapur umum Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tengah di lokasi bencana banjir bandang desa Wombo Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala.
Dapur umum Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tengah di lokasi bencana banjir bandang desa Wombo Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala.

RADAR PALU - Hujan yang mengguyur Desa Wombo Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala mengakibatkan banjir bandang di desa tersebut, Selasa (27/5), sekitar pukul 15.30 WITA.

Atas kejadian itu, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tengah membuka dapur umum untuk memasak kebutuhan makanan korban banjir bandang di Desa Wombo.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sulteng Drs Abd Gaffar Mallo M Hi menyatakan, Dinsos Sulteng mulai mendirikan dapur umum pada Rabu 28 Mei 2025 untuk korban banjir bandang di desa Wombo.

 Baca Juga: PNM Cabang Palu Ajak Nasabah dan Masyarakat Lestarikan Terumbu Karang di Pantai Arjuna Desa Tolai Barat Kabupaten Parigi Moutong

Menurutnya, dua kali dalam sehari sekitar 1.500 nasi bungkus yang akan diserahkan kepada warga korban banjir di Desa Wombo, artinya dalam sehari itu totalnya 3.000 nasi bungkus yang disiapkan dapur umum Dinsos Sulteng.

 "Dapur umum ini akan beroperasi empat sampai tujuh hari ke depan," kata Gaffar kepada Radar Palu.

Kementerian Sosial melalui Sentra Nipotowe Palu juga menyalurkan bantuan dengan rincian makanan siap saji 500 paket, makanan anak 500 paket, Family Kit 100 paket, Kids Ware 50 paket, selimut 100 lembar, kasur 100 lembar, tenda gulung 100 lembar, tenda Keluarga Portable 5 unit. Seluruh bantuan tersebut total nilainya Rp246.965.000

 Baca Juga: Gandeng PKK dan BKKBN, PT CPM Luncurkan Program Genting untuk Cegah Stunting di Kota Palu

"Bantuan ini dikirim dari Gudang Sentra Nipotowe pada hari Rabu 28 Mei 2025," sebut Gaffar.

Selain itu, beberapa logistik yang berasal dari APBD Provinsi juga turut disalurkan seperti indomie 75 dus/3000 bungkus, sarden 30 dus/1500 kaleng, susu sachet 500 bungkus, minyak goreng 5 dus/60 liter dan gula pasir.

"Jadi teman-teman relawan sudah bergabung khususnya dari lingkungan dinas sosial seperti Tagana Provinsi 36 orang, Kabupaten Donggala, Kota Palu dan relawan lainnya," jelas Gaffar.

 Baca Juga: Suzuki Fronx Resmi Diluncurkan, Berikut Pernyataan Menarik Seputar SUV Anyar Ini

Laporan yang diterima terkait data korban terdampak banjir bandang di desa Wombo kata Gaffar yaitu 605 jiwa dengan 165 kepala keluarga (KK), dan 2 orang meninggal dunia.

Dari 605 jiwa itu warga terdampak di Dusun I sebanyak 81 KK terdiri dari 294 Jiwa, Dusun II 83 KK dengan 307 jiwa dan dusun III 1 KK dengan 4 jiwa. Untuk rumah rusak berat 7 unit, rumah rusak sedang 2 unit, dan rumah rusak ringan 4 unit di dusun III.(acm)

 

 

 

Editor : Mugni Supardi
##Dinsos ##sulteng ##DapurUmumPengungsi ##taganaKITA ##banjir bandang