Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Janji Kampanye Program “Berani Lancar” Gubernur Anwar Hafid Dipertanyakan, Jalan Tonusu-Pendolo Masih Rusak Parah

Rony Sandhi • Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:50 WIB
MENUNGGU JANJI : Ruas jalan Tonusu-Pendolo Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso rusak parah dan belum ada perbaikan. Foto lain, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Faidul Keteng. (Foto kiriman warga dan Muhajir)
MENUNGGU JANJI : Ruas jalan Tonusu-Pendolo Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso rusak parah dan belum ada perbaikan. Foto lain, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Faidul Keteng. (Foto kiriman warga dan Muhajir)

RADAR PALU – Kondisi ruas jalan Tonusu–Pendolo di Kecamatan Pamona Barat, Kabupaten Poso, kembali menuai sorotan warga. Jalan sepanjang sekitar 20 kilometer itu hingga kini masih rusak parah, berlubang, dan kerap tergenang air saat hujan turun.

Warga pun mulai mempertanyakan realisasi program “Berani Lancar” yang menjadi salah satu janji prioritas Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, saat masa kampanye.

Ruas jalan tersebut diketahui menjadi akses utama yang menghubungkan sejumlah desa, seperti Taipa, Owini, Meko, Salukaia, Uranosari, hingga Toinasa. Namun hingga lebih dari setahun pasca janji kampanye disampaikan, belum terlihat adanya pekerjaan rekonstruksi jalan di wilayah itu.

Baca Juga: Warga Minta Pemerintah Perbaiki Ruas Jalan Provinsi Lawanga-Tegalrejo di Kabupaten Poso, Kondisinya Kini Rusak Parah dan Berlubang

Salah seorang warga, Endy, mengatakan masyarakat kecewa karena kondisi jalan tak kunjung diperbaiki, padahal kerusakan semakin parah setiap musim hujan tiba.

“Jalan ini menghubungkan beberapa desa. Kalau musim hujan, kondisinya seperti kolam. Janji gubernur sudah lebih dari setahun, tapi belum ada juga perbaikan,” ujarnya.

Menurut warga, program “Berani Lancar” yang digaungkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dinilai belum dirasakan masyarakat di wilayah Pamona Barat, khususnya desa-desa yang selama ini bergantung pada akses Tonusu–Pendolo.

Baca Juga: Warga Minta Pemerintah Perbaiki Ruas Jalan Provinsi Lawanga-Tegalrejo di Kabupaten Poso, Kondisinya Kini Rusak Parah dan Berlubang

“Pak gubernur dan Kadis PU Bina Marga Provinsi tolong perhatikan jalan ke desa kami. Masyarakat sangat berharap jalan penghubung beberapa desa ini segera diperbaiki,” tambahnya.

Warga lain, Amar membenarkan ruas jalan Tonusu-Pendolo makin rusak dan belum juga ada perbaikan sampai saat ini. Bahkan jika terjadi hujan sepanjang jalan digenangi air.

“Pokoknya sepanjang jalan sudah seperti tempat kerbau berendam, tergenang semua pokoknya. Tolong diperhatikanlah seperti jalan lain yang sudah diperbaiki,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Lere Soroti Jalan Rusak, Harap Perbaikan Masuk Prioritas 2026

Keluhan warga itu sekaligus menjadi kritik terhadap lambannya penanganan infrastruktur di wilayah pedalaman Poso. Di tengah berbagai slogan pembangunan yang digaungkan pemerintah provinsi, masyarakat menilai akses dasar seperti jalan justru masih terabaikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Faidul Keteng, saat dikonfirmasi menyebut proyek tersebut telah memasuki tahapan kontrak dan direncanakan mulai dikerjakan tahun 2026.

“Sudah masuk tahap kontrak dan akan dikerja tahun ini,” tulisnya melalui pesan WhatsApp. (ron)

 

Editor : Rony Sandhi
#Jalan Tonusu Pendolo  Anwar Hafid Berani Lancar Infrastruktur Poso Pamona Barat