Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kebakaran Hebat di Kampung Bahagia Sandakan, 9.007 Warga Terdampak, 1.000 Rumah Ludes

Muhammad Awaludin • Senin, 20 April 2026 | 06:47 WIB
Api melalap deretan rumah terapung di Kampung Bahagia—ribuan warga kehilangan tempat tinggal dalam hitungan jam.(Instagram)
Api melalap deretan rumah terapung di Kampung Bahagia—ribuan warga kehilangan tempat tinggal dalam hitungan jam.(Instagram)

 RADAR PALU – Kebakaran besar melanda kawasan rumah terapung di Kampung Bahagia, Sandakan, Sabah, Malaysia, Minggu dini hari. Sedikitnya 9.007 warga terdampak setelah sekitar 1.000 rumah dilaporkan hangus terbakar. 

Peristiwa ini menjadi perhatian pada Senin pagi, saat upaya evakuasi dan penanganan korban masih berlangsung. Sebagaimana dilansir dari ANTARA, api cepat menjalar di permukiman padat tersebut. Dari sekitar 1.200 rumah yang ada, hampir seluruhnya terdampak. 

Ribuan Warga Kehilangan Tempat Tinggal 

Baca Juga: Kompany: Gelar Bayern Harus Dinikmati, tapi Perjuangan Belum Selesai

Kepala Kepolisian Distrik Sandakan, ACP George Abd Rakman, menyebut laporan pertama diterima pukul 01.30 dini hari. Status daerah bencana kemudian ditetapkan pada pukul 04.00 pagi. 

“Jumlah rumah terdampak sekitar 1.000 unit dengan total 9.007 korban,” ujarnya dikutip dari BERNAMA. 

Petugas kini fokus pada pendataan korban guna mempercepat evakuasi serta distribusi bantuan darurat. 

Baca Juga: Kalah Tipis dari City, Odegaard: Perebutan Gelar Akan Berlangsung hingga Laga Terakhir

Tidak Ada Korban Jiwa 

Pihak kepolisian membantah kabar di media sosial yang menyebut adanya korban meninggal dunia. 

“Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Kemungkinan hanya cedera saat menyelamatkan barang atau membantu warga lain,” tegas George. 

Meski tanpa korban jiwa, ribuan warga kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat, memperparah kondisi kemanusiaan di lokasi. 

Penanganan Darurat Dikebut 

Operasi penanganan melibatkan berbagai instansi, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia (JBPM) sebagai komandan insiden serta Angkatan Pertahanan Sipil Malaysia (APM). 

Hingga Senin pagi, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. 

PM Malaysia Minta Bantuan Diprioritaskan 

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut. 

Ia menegaskan keselamatan korban menjadi prioritas utama, termasuk percepatan penyaluran bantuan dan penyediaan tempat penampungan sementara. 

“Pemerintah tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Negeri Sabah untuk menyediakan bantuan dasar secepat mungkin,” ujarnya.***

 

 

Editor : Muhammad Awaludin
#evakuasi warga #kebakaran Sandakan #Sabah Malaysia #bencana kebakaran #rumah terbakar