Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Jenis Jerigen yang Aman untuk BBM, Ini Standar yang Disarankan Pertamina

Nur Soima Ulfa • Senin, 6 April 2026 | 19:47 WIB
BAHAN KHUSUS: Pembelian BBM di SPBU disyaratkan menggunakan jerigen dengan bahan khusus seperti HDPE.(Foto: Ilustrasi AI)
BAHAN KHUSUS: Pembelian BBM di SPBU disyaratkan menggunakan jerigen dengan bahan khusus seperti HDPE.(Foto: Ilustrasi AI)

RADAR PALU – Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), penggunaan jerigen sebagai wadah pembelian dan penyimpanan kembali menjadi sorotan. Pertamina sendiri memperbolehkan pembelian BBM menggunakan jerigen, namun dengan syarat tertentu, terutama terkait jenis bahan yang digunakan.

Jerigen yang diperbolehkan bukanlah sembarang wadah. Masyarakat disarankan menggunakan jerigen berbahan khusus yang dirancang untuk menyimpan bahan bakar, seperti bahan high density polyethylene (HDPE) yang tahan terhadap zat kimia dan tidak mudah bereaksi dengan BBM.

Baca Juga: Siapa Bilang Tidak Boleh? Pertamina Perbolehkan Isi BBM Pakai Jerigen, Ini Syaratnya

Selain itu, jerigen yang aman umumnya memiliki standar khusus, seperti tidak mudah bocor, memiliki penutup rapat, serta dilengkapi ventilasi untuk mengatur tekanan di dalam wadah. Penggunaan jerigen berbahan logam juga diperbolehkan, selama memiliki lapisan anti karat dan dirancang khusus untuk bahan bakar.

Sebaliknya, penggunaan wadah seperti botol plastik bekas air mineral, galon tipis, atau jerigen yang tidak memiliki standar keamanan sangat tidak disarankan. Wadah tersebut berisiko mengalami kebocoran, menguap, bahkan dapat memicu kebakaran karena tidak tahan terhadap sifat mudah terbakar dari BBM.

Baca Juga: Harga BBM 2026 Belum Naik, Bahlil Minta Warga Bijak

Dalam praktiknya, jerigen yang digunakan juga sebaiknya diberi label khusus agar tidak digunakan untuk keperluan lain, terutama untuk menyimpan air atau bahan konsumsi. Hal ini penting untuk menghindari kontaminasi yang berbahaya bagi kesehatan.

Selain jenis wadah, cara penyimpanan juga menjadi faktor penting. Jerigen berisi BBM sebaiknya disimpan di tempat yang teduh, jauh dari sumber panas, api, maupun percikan listrik. Sirkulasi udara yang baik juga diperlukan untuk mengurangi risiko penumpukan uap bahan bakar.

Di tengah situasi global yang turut memengaruhi distribusi energi, masyarakat diimbau tetap bijak dalam membeli BBM dan tidak melakukan penimbunan berlebihan. Penggunaan jerigen memang diperbolehkan, namun harus tetap mengutamakan aspek keselamatan demi mencegah risiko yang tidak diinginkan.(uq)

Editor : Nur Soima Ulfa
#jerigen BBM #bahan bakar #BBM naik #harga bbm #jerigen