RADARPALU – Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4) pukul 05.48 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut berpotensi tsunami.
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, atau sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, dengan kedalaman 33 kilometer.
BMKG kemudian melakukan pemutakhiran peringatan dini tsunami. Hasil pemantauan menunjukkan adanya gelombang tsunami di sejumlah wilayah pesisir.
Baca Juga: Ilustrasi gempa bumi di wilayah Laut Maluku Utara yang terjadi Kamis pagi dengan magnitudo 5,5.
Tercatat, gelombang setinggi 0,68 meter terdeteksi di Belang pada pukul 06.36 WIB. Sementara di Bitung terpantau setinggi 0,20 meter pada pukul 06.15 WIB.
Di wilayah lain, seperti Halmahera Barat, tinggi gelombang mencapai 0,30 meter pada pukul 06.08 WIB. Minahasa Utara mencatat gelombang tertinggi, yakni 0,75 meter pada pukul 06.18 WIB. Sedangkan di Sidangoli, gelombang terukur 0,35 meter pada pukul 06.16 WIB.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir terdampak, untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari BMKG, BNPB, serta BPBD setempat terkait perkembangan peringatan dini tsunami.
Baca Juga: Menteri ATR Libatkan Mahasiswa Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf
Hingga saat ini, pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan serta potensi dampak lanjutan.(*)
Editor : Mugni Supardi