RADAR PALU – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) terus memperluas jangkauan layanan pembiayaan nasional melalui penguatan operasional di Kota Palu, ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah yang sekaligus merupakan pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi di kawasan tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif.
BRI Finance membuka Kantor Cabang (KC) Palu secara resmi pada hari Kamis (5/3), berlokasi di Kantor Cabang Palu, Palu City Square Business Centre Blok C No. 1, Jl. Soekarno Hatta, Kota Palu.
Baca Juga: Haul Ince Ami Kembali Digelar, Keluarga Kenang Peran Besar Pendamping Guru Tua
Dalam kegiatan peresmian kantor cabang baru ini juga turut hadiri, Regional Head BRI Finance, Yoga Irawan, Area Head BRI Sulteng, Asep Suhendra, serta Branch Office Head BRI Cabang Palu, Budi Prastiyanto, Deputi Deputi Bisnis Pegadaian Area Palu, Putera Aspin Rahmatullah, Kepala Cabang BRI Finance, Fudan Rajaguguk serta mitra-mitra BRI Finance.
Asep Suhendra mengatakan hadirnya BRI Finance menjadi kekuatan baru bagi BRI Group untuk bisa menguasai pasar di Kota Palu. Apalagi kata dia, BRI Finance juga sudah banyak membantu memasarkan produk-produk dari BRI.
“Jadi kami sangat-sangat senang dan pastinya akan dengan penuh semangat dan senang hati untuk melayani kepada nasabah-nasabah kami. Karena di area Palu ini ada 89 unit kerja, Pak. Ada 6 kantor cabang, ada 5 kantor cabang pembantu, 73 BRI unit dan 5 kantor kas,” bebernya.
Baca Juga: Terungkap! 3.274 Lembar Uang Palsu Dimusnakan BI Sulteng
Dia juga menegaskan hadirnya BRI Finance ini bukan menjadi pesaing melainkan menambah alternatif pilihan bagi nasabah untuk mewujudkan impianya mendapatkan kendaraan dan juga pembiayaan.
“Kami ucapkan selamat datang dan kami doakan kita bisa sama-sama semakin besar, semakin luar biasa dan semakin jaya dan kita semakin sukses,” pungkasnya
Pada kesempatan lain, Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, dalam sambutannya menyampaikan sebagai ibu kota Sulawesi Tengah, Palu memiliki peran sentral dalam mendorong aktivitas ekonomi regional.
BRI Finance hadir untuk memberikan solusi pembiayaan yang aman, terpercaya, dan sesuai kebutuhan masyarakat, baik untuk pengembangan usaha maupun kebutuhan mobilitas personal.
Baca Juga: Pelantikan Ratusan Pejabat di Donggala, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan Masyarakat
Menurutnya layanan di Palu juga sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan dan memberikan alternatif pembiayaan formal yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga masyarakat terhindar dari risiko pinjaman ilegal.
“Ini merupakan bagian dari komitmen dan strategi perusahaan sebagai single gateway auto loan BRI untuk memberikan layanan pembiayaan yang tepat, dekat dengan pelaku usaha, baik perusahaan maupun UMKM. Selain itu juga, diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk akses permodalan formal agar terhindar dari jebakan pinjaman online ilegal maupun rentenir,” ujar Wahyudi.
Baca Juga: Kalamba Bergambar Wajah di Dongi-Dongi Diduga Dirusak, Seniman dan Tokoh Budaya Minta Pelaku Diusut
Lebih dari sekadar ekspansi bisnis, dukungan jaringan BRI Group serta tata kelola perusahaan yang prudent, BRI Finance optimistis dapat menjadi mitra finansial terpercaya bagi masyarakat Kota Palu dan berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.
BRI Finance optimis dengan adanya kehadiran KC ini dapat membawa BRI Finance semakin dekat memfasilitasi masyarakat dan pelaku usaha setempat.
Kinerja ekonomi Kota Palu sepanjang 2025 tercatat solid dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mencapai Rp1,8 triliun, meningkat 1,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Hadiri Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menyentuh Rp590,56 miliar serta realisasi kinerja keuangan sebesar 94% mencerminkan fondasi fiskal yang sehat. Sebagai ibu kota provinsi dan hub sektor jasa di Sulawesi Tengah, Palu memiliki dinamika ekonomi yang ditopang oleh perdagangan, jasa, serta aktivitas UMKM yang terus berkembang. (*)
Editor : Taswin