Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Doa 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga Ramadan: Ini Bacaan dan Artinya

Muhammad Awaludin • Kamis, 19 Februari 2026 | 06:00 WIB
Ilustrasi suasana khusyuk jamaah berdoa di bulan Ramadan, memohon rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari api neraka pada setiap fase ashra.
Ilustrasi suasana khusyuk jamaah berdoa di bulan Ramadan, memohon rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari api neraka pada setiap fase ashra.

RADAR PALU – Ramadan dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing terdiri dari 10 hari yang dikenal sebagai ashra. Setiap fase memiliki makna spiritual berbeda, mulai dari rahmat, ampunan, hingga pembebasan dari api neraka.

Berikut doa yang dianjurkan dibaca pada setiap fase Ramadan. 

 

 

 

10 Hari Pertama: Ashra Rahmat
Doa yang dianjurkan:
Rabbi ighfir warham wa anta khairur rahimin
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku. Engkau sebaik-baik Pemberi rahmat.”

Fase ini dikenal sebagai masa turunnya rahmat Allah. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, sedekah, dan membaca Al-Qur’an. 

10 Hari Kedua: Ashra Maghfirah
Doa yang dianjurkan:
Astaghfirullaha rabbi min kulli dzanbin wa atubu ilaih
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”

Sepuluh hari kedua menjadi momentum memperbanyak istighfar dan memperbaiki diri.

10 Hari Ketiga: Pembebasan dari Api Neraka
Doa yang dianjurkan:
Allahumma ajirni minan nar
Artinya: “Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.” 

Pada fase ini, umat Islam juga dianjurkan membaca doa Lailatul Qadar:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf, maka maafkanlah aku.”

Sepuluh hari terakhir menjadi waktu paling utama karena terdapat malam Lailatul Qadar.***

Editor : Muhammad Awaludin
#doa Ramadan 2026 #Radar Palu #doa 10 hari ketiga Ramadan #ashra Ramadan artinya #doa 10 hari pertama Ramadan #doa 10 hari kedua Ramadan