RADAR PALU - Sebagai upaya penguatan gerakan literasi di kalangan pelajar Kota Palu.
Forum Literasi Nosarara Nosabatutu menggelar mini talkshow dan deklarasi Komunitas Literasi Pelajar di SMA Negeri 3 Palu, Jumat (13/2/2026).
Kepala SMA Negeri 3 Palu, H. Idris Ade, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Baca Juga: HUT Ke-25, Balai POM Palu Tanam Sejuta Pohon dan Gaungkan Isu Lingkungan
Menurutnya, program literasi seperti ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan untuk meningkatkan kembali minat membaca di kalangan pelajar.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif dan sangat diperlukan untuk membangkitkan kembali budaya membaca di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Forum Literasi Nosarara Nosabatutu, Mahfudz Mahdang, menjelaskan bahwa program literasi pelajar merupakan salah satu program unggulan organisasi yang dipimpinnya.
Baca Juga: Upah Sektoral Belum Merata, Donggala Masih Gunakan UMP
Ia berharap, melalui deklarasi komunitas literasi pelajar ini, akan lahir gerakan yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan minat serta budaya literasi di kalangan siswa.
“Program literasi pelajar ini menjadi komitmen kami untuk terus mendorong tumbuhnya budaya baca dan diskusi di kalangan pelajar,” ungkap Mahfud.
Baca Juga: Jadwal Kapal Pelni Februari–Maret 2026 dari Pelabuhan Pantoloan Palu, Ini Rute dan Jamnya
Deklarasi komunitas literasi pelajar yang dilakukan dalam kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya gerakan literasi yang lebih terstruktur di tingkat sekolah.
Forum Literasi Nosarara Nosabatutu menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah yang pertama dan terakhir, melainkan titik awal dari gerakan literasi pelajar yang akan terus dikembangkan di Kota Palu.
Dengan adanya kolaborasi antara pegiat literasi, pihak sekolah, dan pelajar, diharapkan budaya literasi dapat tumbuh secara konsisten serta menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang kritis, kreatif, dan berdaya saing.
Baca Juga: Toko Perlengkapan Imlek di Palu Mulai Ramai, Lampion Jadi Buruan
Mini talkshow tersebut menghadirkan pegiat literasi Sulawesi Tengah, Yaumil Masri, serta Guru SMA Negeri 3 Palu, Hadi Suryono, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, keduanya menekankan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan proses membangun daya nalar, memperluas wawasan, serta membentuk karakter kritis di kalangan generasi muda. (*)
Editor : Taswin