RADAR PALU – Nasib pembukaan penuh Jembatan Palu IV dan elevated road kini memasuki fase krusial. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menggeber uji coba lalu lintas terbatas sebagai penentu akhir sebelum akses strategis ini benar-benar difungsikan untuk masyarakat.
Uji coba dilaksanakan selama dua jam, Senin (9/2) sore, mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WITA. Selama periode tersebut, kendaraan mulai melintas secara terbatas di Jembatan Palu IV dan elevated road, setelah sebelumnya BPJN melakukan sosialisasi luas melalui berbagai kanal informasi kepada publik.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, menegaskan uji coba ini bukan sekadar formalitas, melainkan tahapan penting untuk memastikan keamanan dan kelayakan infrastruktur sebelum dibuka penuh pada 13 Februari 2026.
“Ini adalah tahapan terakhir. Kami ingin melihat langsung bagaimana kondisi lalu lintas di lapangan. Jika masih ada yang perlu diperbaiki, akan segera kami tindak lanjuti sebelum open traffic,” kata Bambang.
Dari sisi teknis, Jembatan Palu IV disebut telah memenuhi seluruh persyaratan. Hasil uji struktur, uji teknis, hingga audit keselamatan jalan menunjukkan infrastruktur tersebut layak dioperasikan.
Elevated road yang terhubung langsung dengan jembatan juga telah melalui audit keselamatan jalan.
Meski demikian, BPJN masih memberi perhatian khusus pada sejumlah titik pertemuan elevated road dengan jalan nasional, terutama di simpang Jalan Rajamoili dan Jalan Cumi-cumi.
Titik-titik ini sebelumnya teridentifikasi dalam rapat forum lalu lintas sebagai area yang memerlukan pengawasan ekstra.
“Kami akan mencermati kebutuhan tambahan di simpang tersebut, apakah perlu rambu tambahan, peningkatan marka, atau pengaturan lalu lintas lainnya agar tidak menimbulkan risiko keselamatan,” ujarnya.
Editor : Wahono.