RADAR PALU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di bawah kepemimpinan drg. Hery Mulyadi terus melakukan pembenahan-pembenahan pelayanan dan kelengkapan fasilitas pendukung medis.
Bersinergi dengan program Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido melalui program “Berani Sehat”, masyarakat bisa berobat hanya dengan KTP, menuntut manajemen RSUD Undata untuk bisa cepat beradaptasi dalam melayani pasien yang jumlahnya terus meningkat.
Hery Mulyadi menyatakan, dengan adanya program “Berani Sehat” memang sangat bermanfaat bagi masyarakat, jika diibaratkan seperti durian runtuh. Dimana masyarakat yang tidak memiliki kemampuan finansial termasuk tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan, atau memiliki BPJS Kesehatan tapi menunggak, sehingga ada rasa keengganan ke rumah sakit. Dengan adanya program “Berani Sehat” yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, masyarakat sudah bisa berobat hanya dengan modal KTP.
“Tapi dengan catatan mendapat pelayanan Kesehatan kelas tiga. Ini bukan hanya di Kota Palu tapi langsung se Sulawesi Tengah,” ujar Hery dalam wawancara Podcast Radar Palu, Kamis (13/11/2025).
Hery Mulyadi menambahkan, saat ini juga di rumah sakit Undata sudah memiliki pelayanan Radioterapi yang merupakan layanan pasien penderita kanker, memiliki rumah sakit pengampuh rumah sakit yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan yaitu rumah sakit Dharmais dan rumah sakit Hasan Sadikin. “Rumah sakit Undata saat ini bukan hanya memberikan layanan, terus terpantau, mendapat bimbingan support dari rumah sakit pengampuh. Undata juga kini ditunjuk menjadi rumah sakit pengampuh untuk rumah sakit yang lain,” jelasnya.
Senada dengan itu Wakil Direktur RSUD Undata, dr. Mohammad Natsir menambahkan, dalam dua tahun terakhir komitmen peran rumah sakit Undata sebagai rumah sakit pusat rujukan, dengan layanan kesehatan yang tidak ada di tempat lain atau rumah sakit lain dilengkapi dengan fasilitas pendukung.
Beberapa fasilitas pendukung yang sudah dimiliki rumah Undata di antaranya pelayanan jantung yang dilengkapi dengan Cathlab atau ruang khusus di rumah sakit untuk pemeriksaan dan tindakan medis pada jantung serta pembuluh darah. Kemudian ada pelayanan kemoterapi, bedah urologi, bedah digestif yang menangani gangguan pada sistem pencernaan melalui tindakan pembedahan.
“Dengan banyaknya layanan medis di rumah sakit Undata bisa benar-benar Undata menjadi rumah sakit pusat rujukan di Provinsi Sulawesi Tengah,” urainya. (ron)
Editor : Rony Sandhi