Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Transformasi Pelindo di Pelabuhan Pantoloan, Catat Kenaikan Kinerja Signifikan

Agung Sumandjaya • Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:39 WIB

Salah satu kapal yang mengangkut peti kemas saat tenga sandar di Pelabuhan Pantoloan, yang dikelola Pelindo Regional 4. FOTO: AGUNG SUMANDJAYA
Salah satu kapal yang mengangkut peti kemas saat tenga sandar di Pelabuhan Pantoloan, yang dikelola Pelindo Regional 4. FOTO: AGUNG SUMANDJAYA
RADAR PALU – Tren positif ditunjukan PT Pelindo (Persero) lewat Pelabuhan Pantoloan, wilayah kerja Pelindo Regional 4 terkait aktivitas bongkar muat hingga September 2025.

Hal ini terungkap dalam kegiatan Port Visit yang melibatkan sejumlah jurnalis dari berbagai media di Makassar dan Palu, Selasa (14/10/2025).

General Manager Pelindo Regional 4 Pantoloan, Chaerur Rijal mengatakan, berdasarkan data konsolidasi Pelindo, terjadi peningkatan pada sejumlah indikator utama, terutama pada arus peti kemas (TEUs) dan barang non peti kemas, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Chaerur Rijal yang juga merupakan Terminal Head TPK Pantoloan mengungkapkan bahwa hingga September 2025, arus peti kemas tercatat mencapai 97.510 TEUs atau naik sekitar 17% dibandingkan capaian September 2024 yang sebesar 83.341 TEUs. Sementara dari sisi jumlah box, arus peti kemas meningkat dari 71.092 box menjadi 76.858 box pada tahun ini.

Peningkatan ini kata dia, menunjukkan bahwa aktivitas logistik dan perdagangan di wilayah Sulawesi Tengah terus bergerak positif.

“Pertumbuhan ini juga menandakan kepercayaan para pengguna jasa terhadap kinerja operasional Pelindo yang semakin efisien,” ujarnya.

Berdasarkan data konsolidasi hingga September 2025, Chaerur Rijal juga menyebutkan bahwa arus kapal diukur dari Gross Tonnage (GT) mengalami peningkatan signifikan sebesar 28,64%, yaitu dari 3.457.564 GT pada periode yang sama tahun 2024 menjadi 4.447.924 GT pada tahun 2025.

Dia mengatakan, kenaikan tersebut menjadi indikator penting dari meningkatnya mobilitas kapal niaga, kapal curah, dan kapal penumpang yang melayani wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

“Peningkatan arus kapal di Pantoloan menandakan pertumbuhan kepercayaan para pengguna jasa terhadap kinerja pelabuhan. Hal ini juga menunjukkan bahwa pergerakan logistik di wilayah tengah Indonesia semakin aktif, seiring dengan naiknya permintaan komoditas,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga tren positif kinerja pelabuhan, antara lain melalui digitalisasi layanan, peningkatan produktivitas bongkar muat, dan optimalisasi pemanfaatan fasilitas dermaga.

Suasana di Control Room Pelabuhan Pantoloan yang dikelola oleh Pelindo dengan menggunakan sistem digital yang lebih maju. FOTO: AGUNG SUMANDJAYA
Suasana di Control Room Pelabuhan Pantoloan yang dikelola oleh Pelindo dengan menggunakan sistem digital yang lebih maju. FOTO: AGUNG SUMANDJAYA

“Pelindo berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan menghadirkan layanan kepelabuhanan yang terintegrasi, efisien, dan transparan. Kami juga terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pelaku usaha,” tutupnya.

Sementara itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menjelaskan bahwa kegiatan port visit ini merupakan bagian dari strategi komunikasi korporat Pelindo dalam membangun keterbukaan informasi kepada publik dan media.

“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan perkembangan dunia kepelabuhanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa transformasi Pelindo pascamerger benar-benar memberi dampak positif hingga ke wilayah timur Indonesia, termasuk di Pelabuhan Pantoloan,” ungkap Abdul Azis.

Menurutnya, sinergi antara Pelindo dan media bukan sekadar hubungan publikasi, melainkan kolaborasi untuk memperkuat pemahaman publik tentang fungsi pelabuhan sebagai simpul penting rantai logistik nasional. “Kami ingin media melihat langsung bagaimana proses bongkar muat, pelayanan kapal, hingga pengelolaan terminal dilakukan dengan standar keamanan dan efisiensi tinggi,” lanjutnya.

Dalam sesi kunjungan lapangan, para jurnalis diajak berkeliling ke sejumlah titik operasional, mulai dari Terminal Peti Kemas hingga Terminal Penumpang. Kegiatan port visit ini juga diisi dengan dialog interaktif antara jajaran manajemen Pelindo Regional 4 dan Pelindo Regional 4 Pantoloan dengan awak media.

Diketahui, Pelabuhan Pantoloan memiliki posisi penting sebagai hub utama logistik untuk wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya, melayani arus barang dari dan ke Makassar, Balikpapan, Surabaya, serta beberapa pelabuhan di wilayah timur Indonesia bahkan hingga ke luar negeri. Selain itu, Pantoloan juga berperan dalam mendukung distribusi bantuan dan barang kebutuhan pokok, terutama pada situasi tanggap darurat seperti pascabencana.

“Pantoloan bukan hanya pelabuhan komersial, tetapi juga punya nilai strategis dalam mendukung ketahanan logistik wilayah,” tambah Abdul Azis.

Dia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan di Pantoloan menjadi bagian dari upaya Pelindo mewujudkan pelabuhan yang efisien, aman, dan berdaya saing global di seluruh Regional 4.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi jembatan komunikasi yang lebih erat. Media adalah mitra strategis Pelindo dalam membangun citra positif sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pelabuhan bagi perekonomian daerah dan nasional,” tutur Abdul Azis. (agg)

Editor : Agung Sumandjaya
#pelindo #ekonomi #ekspor impor #sulawesi tengah #pelabuhan peti kemas #kota palu #maju #sulawesi #Indonesia Timur