RADAR PALU – Hujan deras yang mengguyur wilayah Parigi Utara kembali memicu bencana tanah longsor di ruas Jalan Trans Sulawesi. Peristiwa itu terjadi di jalur Kebun Kopi, Kilometer 8 Desa Toboli Barat, Kamis (11/9) malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Material longsor berupa tanah, pasir, batu, hingga lumpur menutup total badan jalan, membuat arus kendaraan dari arah Toboli–Tawaeli lumpuh total.
Petugas gabungan dari Subsektor Parigi Utara bersama Satuan Lalu Lintas Polres Parigi Moutong bergerak cepat menuju lokasi tak lama setelah laporan diterima.
Sesampainya di tempat kejadian, polisi langsung melakukan pengamanan, mengatur arus lalu lintas, sekaligus mengevakuasi kendaraan yang sempat terjebak.
“Tebing longsor menutup jalan sepanjang kurang lebih 500 meter, dengan ketinggian material mencapai 1 hingga 2 meter,” jelas seorang petugas di lapangan.
Sedikitnya delapan kendaraan tidak sempat menghindar saat material longsor menutup jalan. Kendaraan tersebut terdiri dari empat unit mobil dan empat unit sepeda motor.
Meski tak ada korban jiwa, kerugian materiil dialami pemilik kendaraan. Kemacetan panjang pun terjadi, membuat pengendara lain terpaksa menunggu berjam-jam di tengah hujan deras.
Beberapa pengemudi memilih memutar balik mencari jalur alternatif, sementara yang lain tetap bertahan di lokasi dengan harapan jalan segera dibuka.
Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 22.10 Wita. Dengan kondisi jalan licin dan minim pencahayaan, petugas harus berhati-hati.
Dibantu dua unit alat berat—masing-masing satu Loader dan satu Excavator—upaya evakuasi berlangsung hingga dua jam. Tepat pukul 24.00 Wita, seluruh kendaraan berhasil dievakuasi dari timbunan material.
Namun demikian, pembersihan total material longsor belum dapat dilanjutkan. Hujan yang masih turun deras menjadi kendala utama bagi tim di lapangan. Hingga Jumat dini hari, jalur tersebut belum bisa dibuka sepenuhnya. Aparat tetap melakukan penjagaan di lokasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari jalur Kebun Kopi sementara waktu. “Kami tetap siaga 24 jam. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” tegas salah satu personel Sat Lantas.
Sebagai alternatif, pengendara dari arah Parigi menuju Palu disarankan melalui jalur Siniu menuju Tompe atau menggunakan jalur Sausu–Tambu.
Sementara dari arah Palu menuju Parigi, pengendara juga bisa memanfaatkan jalur lingkar Sausu. Meski memakan waktu lebih lama, rute tersebut dinilai lebih aman dibanding memaksakan diri melewati Kebun Kopi yang kondisinya masih labil dan berpotensi longsor susulan.
Editor : Wahono.