RADAR PALU – Ikan endemik di Danau Poso kini terancam oleh jenis ikan bersifat invasif (JABI).
Dikhawatirkan, ikan-ikan endemik Danau Poso tersebut bisa punah jika habis dimangsa ikan-ikan JABI tersebut.
Temuan ini didapat dari hasil pemetaan JAB di Danau Poso oleh Karantina Sulawesi Tengah melalui Tim Kerja Karantina Ikan.
Ketua tim pemetaan JABI di Danau Poso, Leo Ramagusta menuturkan, timnya turun selama empat hari dengan mengambil beberapa titik sampel pengambilan primer dan wawancara.
"Introduksi ikan asing di perairan danau dapat menjadi ancaman terhadap kelestarian dan keanekaragaman sumber daya ikan di danau Poso utamanya ikan asli danau Poso," jelas Leo.
Kepala Karantina Sulawesi Tengah, Ahmad Mansuri Alfian secara terpisah pihaknya mengungkapkan, dari hasil pemetaan tersebut ditemukan spesies ikan yang berpotensi invasif di Danau Poso diteruskan jadi bahan laporan dan menjadi perhatian bersama pemerintah daerah.
Dari hasil tim yang turun pemetaan diperoleh hasil adanya ikan berpotensi invasif seperti ikan louhan, niasa, bawal, nila, lele dumbo. Keberadaan ikan tersebut dapat menjadi ancaman terhadap kerusakan lingkungan danau dengan sifat invasifnya sebagai predator dan kompetitor makanan dan ruang.
“Mengingat banyak jenis ikan asli yang menghuni Danau Poso seperti ikan nilem, betok, sidat gabus dan udang caridina yang bisa terganggu ekosistemnya oleh ikan bersifat invasive,” terangnya.
Ikan-ikan JABI ini, diketahui memang senagaja dilepas oleh masyarakat sekitar, sehingga menjadi berkembang biak dan jumlahnya cukup banyak. (agg)
Editor : Agung Sumandjaya