Film ini bercerita tentang kisah cinta tiga orang saudara laki-laki yang diminta orang tuanya untuk menikah secara bersamaan atau yang akrab disebut nikah kembar didaerah Makassar. Namun salah satu diantara mereka mengalami kisah cinta yang cukup rumit.
Rencananya film ini akan tayang diseluruh bioskop di Indonesia pada 26 Juni 2025 mendatang.
Baca Juga: Sidang Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp539 Juta, Mantan Kabag Umum Morut Bersaksi
Antusiasme penonton memadati Gala Premier yang digelar di Bioskop XXI Palu Grand Mall pada Senin malam (23/6).
Usai pemutaran film, sejumlah pemeran utama hadir langsung untuk menyapa penonton, antara lain Jourdy Pranata (Fadly), Aisha Nurra Datau (Rifa), Elsa Japasal (Asha), Maizura (Nissa), Rey Bong (Ahmad), serta sang sutradara Arfan Sabran.
Jourdy Pranata, pemeran utama dalam film ini, mengaku antusias terlibat dalam Jodoh 3 Bujang yang mengangkat unsur cerita budaya Bugis - Makassar.
Baca Juga: 7 Warga Tertimbun Longsor di Parigi Moutong, Dua Korban Ditemukan Meninggal
Ia mengungkapkan bahwa kedekatan karakter Fadly dengan kehidupannya menjadi salah satu alasan kuat ia menerima tawaran film tersebut.
"Saya anak pertama dan punya dua adik yang semuanya belum punya jodoh, jadi saya merasa relate dengan Fadly," ungkap Jourdy.
Jourdy juga menambahkan bahwa proyek ini menjadi tantangan menarik karena disutradarai oleh Arfan Sabran, yang sebelumnya dikenal sebagai sutradara film dokumenter dan kini mencoba genre fiksi.
Baca Juga: KPKP-ST dan YKP Gaungkan Suara Perempuan, Menuju Desa Maju, Beradat, dan Responsif Gender
"Selain itu, saya juga tertarik karena film ini mengangkat budaya Makassar, budaya yang sangat saya sukai,” bebernya.
Sang sutradara, Arfan Sabran, mengungkapkan bahwa Kota Palu merupakan kota ketiga dalam rangkaian promosi film mereka. Ia berharap pesan dalam film ini bisa sampai ke hati penonton, terutama soal makna cinta, perjodohan, keluarga, dan pilihan hidup yang harus dipertanggungjawabkan.
"Bukan hanya sumber daya alam, Indonesia ini kaya budaya dan cerita. Melalui film ini, kami ingin membuka ruang agar cerita-cerita dari daerah juga bisa tampil di layar lebar. Semoga Jodoh 3 Bujang bisa memperkaya khazanah perfilman Indonesia," ujar Arfan.
Sementara itu, Aisha Nurra Datau yang memerankan tokoh Rifa, mengaku tantangan terbesar dalam perannya adalah menyesuaikan logat daerah Makassar. Apalagi kata dia dengan proses reading naskah yang cukup singkat.
"Buat saya sih susah banget yah selain waktunya yang singkat, tiga minghu doang kita proses reading. Menurutku belajar suatau loga itu harus dibiasakan dari kecil. Membiasakan diri dengan logat khas Makassar seperti 'ji', 'mi', 'ki', 'pi' itu jadi tantangan sendiri buat aku,” tutur Aisha
Untuk diketahui, film romantis Jodoh 3 Bujang ini diangkat dari kisah nyata yang viral dan pernah jadi dokumenter pendek tentang kisah tiga bujang bersaudara dalam melaksanakan nikah kembar.
Film Jodoh 3 Bujang diharapkan bisa menjadi tontonan keluarga, terutama dalam momen libur pertengahan tahun ini. (win)
Editor : Taswin