RADAR PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersiap membuka seleksi CPNS 2026 dengan fokus utama pada tenaga kesehatan dan tenaga pendidik.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan akan mengusulkan pembukaan CPNS 2026 Sulteng dalam waktu dekat. Saat ini, penyusunan formasi masih dalam tahap finalisasi.
Usulan tersebut nantinya akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB setelah proses administrasi rampung.
Kepala Bidang Pengangkatan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKD Sulteng, Agung Eko Purwoko, mengatakan koordinasi lintas instansi sudah dilakukan untuk memastikan kebutuhan formasi sesuai kondisi daerah.
"Untuk Pemprov pasti akan mengajukan. Kami sudah berkoordinasi dengan biro organisasi, yang kemudian akan meneruskan ke Kementerian PAN-RB hari ini," ujar Agung, Selasa (31/3/2026).
Fokus pada Tenaga Kesehatan dan Guru
Dalam rencana CPNS 2026 Sulteng, tenaga kesehatan menjadi prioritas utama. Selain itu, tenaga pendidik juga menjadi fokus penting untuk memperkuat sektor pendidikan.
Kebutuhan tersebut dinilai mendesak seiring meningkatnya layanan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
"Prioritas kita memang pada nakes dan tendik, sisanya tenaga teknis sesuai kebutuhan," jelas Agung.
Formasi Disesuaikan Kebutuhan Daerah
Agung menjelaskan, penyusunan formasi CPNS 2026 Sulteng mengacu pada kebutuhan riil organisasi perangkat daerah.
Selain itu, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun juga menjadi pertimbangan dalam menentukan jumlah formasi yang diajukan.
Namun, tidak semua posisi yang ditinggalkan ASN pensiun akan langsung digantikan. Pemerintah tetap melakukan penyesuaian sesuai skala prioritas.
"Tentu kami mengacu pada edaran tersebut sebagai dasar, tapi tidak keseluruhan. Misalnya yang pensiun cukup banyak, hanya sebagian yang akan digantikan," ujarnya.
Targetkan ASN Profesional dan Kompeten
Melalui seleksi CPNS 2026 Sulteng, pemerintah berharap dapat menjaring aparatur sipil negara yang profesional dan kompeten.
Rekrutmen ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sulawesi Tengah.
"Semoga perencanaannya berjalan baik dan menghasilkan ASN yang memang dibutuhkan serta memiliki kemampuan yang mumpuni," tutup Agung.
Dengan fokus pada sektor kesehatan dan pendidikan, CPNS 2026 Sulteng diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan publik di daerah.***
Editor : Muhammad Awaludin