Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

ADD Morowali Utara 2026 Segera Cair, Siltap Desa Diprioritaskan

Ilham Nusi • Senin, 30 Maret 2026 | 22:21 WIB

Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi saat berada di Kantor BPK RI perwakilan Sulteng usai penyerahan LKPD unaudited Senin (30/3/2026).
Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi saat berada di Kantor BPK RI perwakilan Sulteng usai penyerahan LKPD unaudited Senin (30/3/2026).

RADAR PALU – Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, memastikan penyaluran ADD Morowali Utara 2026 untuk periode Januari hingga Maret segera direalisasikan.

Keterlambatan pencairan sebelumnya berdampak langsung pada pembayaran penghasilan tetap (siltap) dan tunjangan ratusan kepala desa serta perangkat desa.

 

 

 

Menurut Delis, molornya penyaluran ADD disebabkan transfer dana dari pemerintah pusat yang belum masuk sesuai jadwal.

“Transfer pusat yang kita harapkan masuk pada 9 Maret belum terealisasi. Kita berharap tanggal 31 Maret sudah masuk,” ujarnya, Senin (30/3/2026). 

Delis menegaskan, begitu dana pusat diterima, Pemkab Morowali Utara akan langsung memprioritaskan pembayaran siltap dan tunjangan desa.

Langkah ini dilakukan agar roda pemerintahan desa kembali berjalan normal tanpa hambatan.

“Kita akan prioritaskan ADD agar pemerintahan desa bisa berjalan normal,” tegasnya. 

Di sisi lain, kondisi keuangan daerah saat ini masih cukup berat. Delis mengungkapkan, posisi kas daerah hanya sekitar Rp53 miliar.

Sementara itu, total kewajiban pemerintah daerah mencapai Rp110 miliar. Artinya, terdapat defisit anggaran lebih dari Rp50 miliar.

Situasi ini membuat pemerintah harus mengatur prioritas belanja secara ketat.

Selain ADD Morowali Utara 2026, pemerintah daerah juga memiliki kewajiban lain yang tidak kalah mendesak. 

Mulai dari pembayaran gaji ASN dan PPPK, hingga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang baru terbayarkan satu bulan.

Pemkab juga telah menunaikan iuran BPJS Kesehatan masyarakat dan BPJS Ketenagakerjaan hingga Maret 2026.

Namun, untuk pembayaran iuran tiga bulan berikutnya masih menunggu ketersediaan anggaran.

“Kita prioritaskan kebutuhan mendesak sesuai pos anggaran yang tersedia,” jelas Delis. 

Tak hanya itu, sejumlah pembayaran proyek tahun 2025 juga masih dilakukan secara bertahap.

Keterbatasan fiskal membuat Pemkab Morowali Utara harus mencicil pembayaran dan mendahulukan kewajiban paling mendesak.

“Kita masih mencicil, karena kita dahulukan kewajiban yang paling mendesak,” imbuhnya.

Pemkab Morowali Utara berharap transfer dana pusat segera terealisasi agar seluruh kewajiban, khususnya ADD Morowali Utara 2026, dapat diselesaikan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Pemkab Morut #Radar Palu #Defisit Anggaran #Siltap Desa #dana desa 2026 #ADD Morowali Utara