RADAR PALU - Video anak sekolah menyeberangi sungai di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah viral di media sosial. Mereka kompak meminta jembatan demi bisa bersekolah dengan aman.
Unggahan video dari akun Instagram @najib_nadir menyita perhatian publik. Dalam video itu, terlihat anak sekolah menyeberangi sungai tanpa alas kaki sambil membawa tas.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Desa Bainaa, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong. Kondisi ini memperlihatkan beratnya akses pendidikan di wilayah terpencil.
Dalam video, perekam sempat bertanya kepada anak-anak soal kebutuhan mereka. Apakah lebih membutuhkan jembatan atau program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Secara serentak, mereka menjawab “jembatan”. Jawaban itu langsung menyentuh banyak pihak karena dinilai mencerminkan kebutuhan paling mendesak.
Tak hanya siswa, para guru juga terlihat berjuang menembus arus sungai yang deras saat hendak mengajar. Situasi semakin berbahaya ketika air sungai meluap.
Kondisi ini menggambarkan bahwa anak sekolah menyeberangi sungai bukan sekadar cerita, melainkan realitas yang dihadapi setiap hari.
Video anak sekolah menyeberangi sungai ini langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak yang mengaku terharu sekaligus prihatin dengan kondisi tersebut.
“Semangat pak guru masyaallah,” tulis akun @asrivivi_ys.
Komentar lain datang dari akun @alifu_cp yang menyebut, “Pahlawan,” merujuk pada perjuangan guru di daerah terpencil.
Tak sedikit pula yang mempertanyakan perhatian pemerintah. “Kapan pemerintah buka mata pada siapa yang benar-benar berjuang demi negara ini,” tulis akun @_sky.cast.
Ada juga netizen yang penasaran lokasi kejadian. “Ini di mana?” tanya @hajaribnu16, sementara lainnya menyoroti keterbatasan akses jaringan di daerah tersebut.
Dalam keterangan video, terdapat permintaan agar pemerintah memberi perhatian serius. Warga berharap adanya pembangunan jembatan untuk keselamatan siswa.
“Kalau memang MBG sulit untuk kami di sekolah terpencil, boleh tidak kami dibuatkan jembatan saja pak,” tulis dalam video.***
Editor : Muhammad Awaludin