Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Morowali Utara Ungguli 12 Daerah, Puncaki Mutu Pendidikan Sulawesi Tengah

Ilham Nusi • Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:08 WIB

BERSAMA: Bupati Morut, Delis Julkarson Hehi, saat bersama pelajar berprestasi.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
BERSAMA: Bupati Morut, Delis Julkarson Hehi, saat bersama pelajar berprestasi.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Kabupaten Morowali Utara (Morut) berhasil mengungguli 12 daerah dan kembali menempati posisi teratas dalam capaian mutu pendidikan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Berdasarkan Rapor Pendidikan 2025, Morut mencatat skor 75,09 dengan kategori Tuntas Pratama, tertinggi di antara seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Capaian ini menandai kebangkitan Morowali Utara dalam kualitas pendidikan setelah pada 2024 sempat turun peringkat.

Pemkab Morut menilai peningkatan ini sebagai hasil dari konsistensi kebijakan pendidikan, penguatan kualitas pembelajaran, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat.

Bupati Morut Delis Julkarson Hehi menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan pendidikan di daerah.

"Keberhasilan ini bukan kebetulan. Ini adalah hasil dari komitmen bersama antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, para guru, dan seluruh pelaku pendidikan. Kami akan terus memperkuat program-program yang terbukti efektif agar mutu pendidikan di Morowali Utara semakin meningkat," ujar Delis.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai program peningkatan kualitas pendidikan agar capaian tersebut dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan di masa mendatang.

Berdasarkan data Rapor Pendidikan 2025, tiga daerah di Sulawesi Tengah berhasil meraih predikat Tuntas Pratama, yaitu Morowali Utara 75,09, Morowali 74,78, dan Kota Palu 74,36

Sementara itu, sepuluh daerah lainnya berada pada kategori Tuntas Muda, yakni Buol 67,83, Poso 67,40, Banggai Laut 66,94, Sigi 64,08, Donggala 63,58, Banggai 63,00, Banggai Kepulauan 62,69, Tojo Unauna 62,31, Parigi Moutong 61,78, dan Tolitoli 61,04. Adapun rata-rata nilai Provinsi Sulawesi Tengah tercatat 60,88.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Morut, Bernoulli Tanari, menjelaskan bahwa rapor pendidikan merupakan instrumen evaluasi komprehensif yang tidak hanya menilai hasil belajar siswa.

"Rapor pendidikan menilai lebih dari sekadar capaian akademik. Instrumen ini mengukur aspek input, proses, dan output pendidikan," jelas Bernoulli.

Bernoulli menyebutkan beberapa indikator yang dinilai dalam Rapor Pendidikan, antara lain delapan standar nasional pendidikan, hasil asesmen nasional seperti literasi dan numerasi, survei karakter siswa, lingkungan belajar, dan tingkat partisipasi dan retensi siswa.

Analisis dalam rapor tersebut juga memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, serta tantangan pendidikan, sehingga dapat menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Secara historis, Morut pernah menempati peringkat tertinggi mutu pendidikan pada 2022 dan 2023 dengan kategori Tuntas Pratama. Namun pada 2024 daerah ini sempat turun ke posisi keenam dengan kategori Tuntas Muda.

Keberhasilan kembali memimpin pada 2025 dinilai sebagai hasil dari berbagai langkah pembenahan berbasis data yang dilakukan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan pendidikan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Morut menyatakan akan memanfaatkan Rapor Pendidikan 2025 sebagai dasar penyusunan program kerja yang lebih terukur.

Fokus kebijakan ke depan meliputi peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan profesional guru, penguatan sarana pendidikan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung proses pendidikan.

Bupati Delis berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi statistik, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pemerataan mutu pendidikan di seluruh sekolah dalam wilayah tersebut.(***)

 

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Menilai hasil belajar siswa #Peningkatan partisipasi masyarakat #Pendidikan Morut teratas #Peningkatan kualitas pembelajaran