Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Air Terjun Maima Jadi Andalan Wisata Sigi, Miliki Dua Sumber Air Panas dan Dingin  

Angel Sumbara • Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17 WIB
INDAH DAN MENARIK: Air Terjun Maima sangat indanh dan menarik untuk wisatawan local maupun mancanegara di Sigi.(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).
INDAH DAN MENARIK: Air Terjun Maima sangat indanh dan menarik untuk wisatawan local maupun mancanegara di Sigi.(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten Sigi terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis desa sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Salah satu destinasi yang kini diprioritaskan adalah Air Terjun Maima di Desa Lawua, Kecamatan Kulawi Selatan, yang dinilai memiliki potensi besar menjadi ikon wisata alam daerah.

Keunikan Air Terjun Maima terletak pada keberadaan dua sumber air berbeda, yakni aliran air panas alami yang berasal dari aktivitas geotermal serta aliran air dingin pegunungan yang menyatu di kawasan yang sama.

Fenomena alam ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, karena pengunjung dapat merasakan sensasi kontras suhu air dalam satu lokasi.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, bersama Ketua TP-PKK Sigi, Siti Halwiah, meninjau langsung kawasan air terjun tersebut. Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat kesiapan lokasi wisata sekaligus memperkuat promosi potensi alam yang dimiliki Kabupaten Sigi.

Menurut Rizal, panorama Air Terjun Maima yang masih asri, berpadu dengan keunikan dua sumber air, menjadikan kawasan ini memiliki nilai jual tinggi di sektor pariwisata alam.

Ia menambahkan, promosi wisata seperti Air Terjun Maima sejalan dengan visi Kabupaten Sigi Maju dan Berkelanjutan yang bertumpu pada sektor pertanian dan pariwisata.

Pemerintah kabupaten berharap meningkatnya kunjungan wisatawan dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

DIKUNJUNGI BUPATI: Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae juga mengunjungi Air Terjuan Maima.(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).
DIKUNJUNGI BUPATI: Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae juga mengunjungi Air Terjuan Maima.(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).

Di tingkat desa, Pemerintah Desa Lawua terus melakukan pembenahan kawasan wisata. Kepala Desa Yudhi Tampai menjelaskan bahwa Air Terjun Maima mulai dikelola lebih serius sejak 2022 agar memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Sejak 2022 kami mulai mengelola wisata desa secara terarah supaya menjadi sumber Pendapatan Asli Desa. Harapannya, hasilnya bisa kembali ke masyarakat, termasuk untuk mendukung pendidikan anak-anak,” ujar Yudhi.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas dasar di sekitar air terjun telah dibangun melalui dana desa, mulai dari penataan bantaran sungai, pembangunan jembatan kecil, hingga rehabilitasi kios UMKM yang sebelumnya terdampak bencana. Upaya ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.

Meski demikian, tantangan masih dihadapi, terutama pada akses jalan menuju lokasi wisata yang membutuhkan peningkatan kualitas.

“Akses jalan masih menjadi pekerjaan rumah. Untuk sementara kami atasi dengan kerja bakti masyarakat sambil menunggu dukungan anggaran lanjutan,” jelasnya.

Melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemerintah desa juga menetapkan tarif masuk sebesar Rp5.000 bagi pengunjung dewasa yang sudah termasuk parkir, sementara anak-anak serta warga Desa Lawua dibebaskan dari biaya sebagai bagian dari edukasi wisata.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, Air Terjun Maima yang memiliki dua sumber air panas dan dingin ini diharapkan berkembang menjadi destinasi unggulan Kabupaten Sigi sekaligus memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan warga desa.(***)



  

Editor : Muchsin Siradjudin
#Mendukung pembangunan #Kawasan air terjun #Diharapkan menjadi destinasi unggulan #Mendorong pengembangan pariwisata