RADAR PALU - Wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat (13/2/2026) pukul 09.06.57 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu mencatat gempa tersebut bermagnitudo 4,1 berdasarkan parameter terbaru.
Episenter gempa terletak pada koordinat 0,05 Lintang Selatan dan 119,62 Bujur Timur, atau sekitar 48 kilometer barat laut Donggala, dengan kedalaman 10 kilometer.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Palu Koro.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Palu Koro,” jelas Djati dalam keterangan resminya.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) BMKG dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Donggala dengan intensitas II-III MMI.
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, dan getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk melintas.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
BMKG juga mencatat adanya satu gempa susulan (aftershock) pada pukul 09.32 WITA dengan magnitudo 2,7.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.(*)
Editor : Mugni Supardi