
RADAR PALU – Perempuan di Sulawesi Tengah bisa memanfaatkan layanan pemeriksaan Pap smear gratis selama sebulan, mulai 26 Oktober hingga 25 November 2026, untuk mendeteksi dini kanker serviks atau kanker leher rahim.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mengingatkan pentingnya pemeriksaan tersebut sebelum penyakit berkembang ke stadium lanjut. Ia meminta perempuan tidak takut atau malu memeriksakan kesehatan reproduksi meski belum merasakan gejala.
“Jangan takut untuk memeriksakan diri. Lebih baik kita mengetahui kondisi kesehatan sejak awal daripada baru datang ketika penyakit sudah parah,” kata Reny saat membuka Gebyar Pemeriksaan Pap Smear di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (26/10/2026).
Baca Juga: Penurunan IHSG Terbesar Sejak 1998, Rekor Kenaikan hingga Koreksi Terdalam Terjadi pada 2026
Menurut Reny, deteksi dini memberi kesempatan untuk mengetahui adanya kelainan lebih cepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan. Sebaliknya, keterlambatan mengetahui penyakit bisa membuat pengobatan lebih berat dan membutuhkan biaya besar.
Karena itu, ia mendorong pemeriksaan kesehatan reproduksi menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika keluhan mulai muncul.
Layanan pemeriksaan gratis tersebut digelar melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, BPJS Kesehatan, dan Prodia Laboratorium Klinik Palu. Program ini berlangsung hingga 25 November 2026.
Masyarakat yang memenuhi ketentuan dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) sebagai identitas.
Reny juga mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan dan Prodia yang membantu menyediakan akses pemeriksaan bagi masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN).
Selain pemeriksaan dini, ia mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan pemahaman mengenai faktor risiko kanker serviks.



