Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS Kesehatan Perkuat Pengawasan Cegah Kecurangan Program JKN

W
Penulis: Wahono.❯
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido saat menerima piagam penghargaan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pencegahan Kecurangan Program JKN di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (22/9).
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido saat menerima piagam penghargaan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pencegahan Kecurangan Program JKN di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (22/9).

Advertisement

 

RADAR PALU – BPJS Kesehatan menggelar Sosialisasi dan Penguatan Pencegahan Kecurangan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Sulawesi Tengah, Selasa (22/9).Kegiatan ini juga diikuti oleh Provinsi Gorontalo hingga Maluku Utara secara online.

Kegiatan bertema “JKN Bersih untuk Indonesia Sehat dan Kuat” ini menjadi forum untuk memperkuat pemahaman dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam mencegah kecurangan pada penyelenggaraan program JKN. 

Advertisement

Mengusung tema “JKN Bersih untuk Indonesia Sehat dan Kuat”, kegiatan yang digelar di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng itu menjadi bagian dari upaya BPJS Kesehatan membangun tata kelola program JKN yang transparan, efektif, efisien dan akuntabel.

Kepala Deputi Wilayah X BPJS Kesehatan, dr. Mokhamad Cucu Zakaria, mengatakan pengelolaan dana amanat peserta menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga dari berbagai bentuk penyimpangan.

Advertisement

“Keberhasilan tidak hanya diukur dari luasnya cakupan kepesertaan dan kualitas pelayanan, tetapi juga dari kemampuan kita bersama dalam menjaga integritas dan keberlanjutan program JKN,” ujarnya.

Menurutnya, BPJS Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri dalam mencegah kecurangan. Diperlukan kolaborasi pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, aparat pengawasan, fasilitas kesehatan, organisasi profesi serta pemangku kepentingan lainnya.

Di Sulawesi Tengah, kepesertaan JKN telah mencapai sekitar 98 persen peserta aktif. Capaian tersebut membuat penguatan pengawasan semakin penting agar manfaat program dapat diterima masyarakat secara tepat.

Wakil Gubernur Sulteng Reny Lamadjido turut mendukung langkah BPJS Kesehatan dalam memperkuat pencegahan fraud. Ia menyebut pengawasan perlu dilakukan secara bersama dengan melibatkan BPKAD, Inspektorat hingga KPK.

“JKN bersih untuk Indonesia sehat dan kuat. Fraud tentunya merugikan dan bisa melanggar hukum,” kata Reny.

Advertisement

Artikel Terkait

Anggaran Pendidikan Dipangkas Rp111 Miliar, Wagub Reny Pastikan Kuota Berani Cerdas Tak Berubah

Anggaran Pendidikan Dipangkas Rp111 Miliar, Wagub Reny Pastikan Kuota Berani Cerdas Tak Berubah

Wagub Reny memastikan pemotongan anggaran tak mengubah kuota Berani Cerdas. Program beasiswa Sulteng tetap berjalan sesuai ketentuan.

Pengurus BMA Sulteng 2026–2031 Resmi Dilantik, Pemprov dan DPRD Dorong Penguatan Hukum Adat serta Identitas Daerah

Pengurus BMA Sulteng 2026–2031 Resmi Dilantik, Pemprov dan DPRD Dorong Penguatan Hukum Adat serta Identitas Daerah

Pengurus BMA Sulteng 2026-2031 resmi dilantik di DPRD Sulteng. Wagub Reny Lamadjido dan Ketua DPRD Arus Abdul Karim dorong pelestarian adat

Warga Duyu Keluhkan BPJS Berubah dan Akses Air Bersih, Muhlis U. Aca Siapkan Tindak Lanjut

Warga Duyu Keluhkan BPJS Berubah dan Akses Air Bersih, Muhlis U. Aca Siapkan Tindak Lanjut

Reses Muhlis U. Aca di Duyu menyoroti persoalan BPJS berbasis desil dan kebutuhan air bersih yang menunggu tindak lanjut pemerintah daerah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer